Berita

Zita Anjani minta pemerintah lebih sejahterakan guru PAUD/Net

Politik

Daripada Nuduh Guru PAUD Ajarkan Radikalisme, Mending Sejahterakan Mereka

KAMIS, 05 DESEMBER 2019 | 12:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Radikalisme sedang ramai-ramainya di perbincangkan. Bahkan saat ini paham tersebut terindikasi telah menyasar anak-anak.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Maruf Amin dalam sebuah kesempatan. Maruf menyatakan Kementerian Agama bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sedang menelusuri dugaan radikalisme diajarkan di PAUD.

Sebagai penggiat pendidikan usia dini, Zita Anjani menilai seharusnya pemerintah jangan cepat asal menuduh.


"Jangan menuduh asal-asalan, saya kerja tiap hari sama guru-guru PAUD, yang bareng saya nasionalis semua kok. Tolong please jangan malah dilabel (radikal)," kata Zita saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (5/12).

Justru sebaliknya, Zita meminta pemerintah daripada menuduh mereka mengajarkan radikalisme, lebih baik negara memberikan perhatian lebih kepada para pendidik.

"Sejahterakan mereka, edukasi mereka, dan kuatkan perannya. Mereka adalah ujung tombak kemajuan negeri," saran Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu.

Sementara itu, pernyataan Maruf Amin soal radikalisme di anak-anak bukanlah yang pertama. Sebelumnya, Maruf juga menyebut ada dugaan pengajaran radikalisme di lembaga pendidikan. Dikatakan Maruf, perlu pengajaran kepada anak sejak PAUD hingga tingkat SD untuk melawan radikalisme.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya