Berita

SBY/Net

Politik

Sekalipun Dibolehkan, Sikap SBY Sudah Tegas Tidak Mau Maju Pilpres Lagi

KAMIS, 05 DESEMBER 2019 | 07:52 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sejumlah wacana muncul seiring rencana mengamandemen UUD Negara Republik Indonesia. Salah satunya, penambahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

Wacana itu membuka peluang bagi Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden Joko Widodo yang sudah dua kali maju di pilpres untuk bisa satu periode lagi menjadi presiden.

Jokowi dengan tegas sudah menolak wacana itu. Dia bahkan menuduh wacana dimunculkan oleh orang cari muka yang ingin menampar dan menjerumuskannya.


SBY ternyata sudah lebih maju. Sejak tahun 2014 atau saat di akhir periodenya, SBY secara tegas menyatakan bahwa dirinya tidak akan maju dalam pilpres lagi. Sekalipun ada perubahan konstitusi yang memberinya peluang.   

“Andaikata saya bisa maju untuk yang ketiga kalinya dan tidak dilarang konstitusi dan uu, saya pun mengatakan tidak akan maju lagi,” tegasnya sebagaimana tangkapan layar atas kicauannya pada 25 April 2014.

Tangkapan layar kicauan SBY itu diunggah kembali oleh politisi Demokrat Andi Arief. Andi seolah ingin memperlihatkan bahwa SBY komitmen dengan apa yang diperbuat.

Hal tersebut seiring dengan pernyataan sikap dari Partai Demokrat yang salah satunya menolak wacana presiden tiga periode.  

“Statemen 25 April 2014, satu kata satu perbuatan,” tegas Andi Arief.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya