Berita

Basuki Tjahaja Purnama dan Luhut Binsar Panjaitan/Net

Politik

Evaluasi Avtur Oleh Luhut Sudah Baik, Giliran Bagaimana Eksekusi Ahok

SELASA, 03 DESEMBER 2019 | 18:16 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Evaluasi tingginya harga avtur yang bakal dilakukan Kemenko Kemaritiman dan Investasi merupakan langkah tepat.

Sebab selama ini, harga bahan bakar pesawat dalam negeri masih lebih mahal dibandingkan dengan negara lain.

"Pak LBP (Luhut Binsar Panjaitan) benar-benar sangat peduli dengan perusahaan penerbangan nasional yang memang lagi berdarah-darah keuangannya karena harga avtur di bandara Indonesia mahal dibandingkan di Singapura, Malaysia dan negara lain," kata Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyuono dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/12).


Selain perawatan, avtur merupakan bagian dengan biaya yang tinggi dalam biaya operasional industri penerbangan.

Hal ini pula yang harus menjadi fokus Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk membereskan penyebab di balik tingginya harga avtur, salah satunya keberadaan broker yang disinyalir menjadi penyebab mahalnya avtur di Tanah Air.

"Ini tugas pertama Ahok untuk bisa memberantas broker-broker impor avtur ke Pertamina di mana seharusnya bisa mengimpor langsung dari NOC (National Oil Company) yang memproduksi avtur di luar negeri," jelasnya.

Bukan tanpa sebab, mahalnya avtur sangat memengaruhi angka transaksi perdagangan luar negeri Indonesia yang menuju minus dan makin memperlemah kurs rupiah.

"Semoga Pak Ahok bisa dan mengerti cara menurunkan harga avtur dan bila perlu menurunkan harga BBM yang sudah mencekik masyarakat," tandasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya