Berita

Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto saat rapat pleno/RMOL

Politik

MUNAS GOLKAR

Pengamat: Persiapan Munas Golkar Sudah Berjalan Demokratis

SELASA, 03 DESEMBER 2019 | 14:14 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ketatnya mekanisme internal partai yang dijalankan menjadi jaminan Musyawarah Nasional (Munas) Golkar sudah berjalan demokratis.

"Dalam banyak hal, mekanisme yang mereka lakukan menurut saya cukup baik. Ada kompetisi dan akomodasi berbagai aspirasi, terbukti dengan munculnya sejumlah calon ketua umum yang menantang calon petahana Airlangga," kata pengamat politik Universitas Malikussaleh Lhokseumawe, Teuku Kemal Fasya kepada wartawan, Selasa (3/12).

Oleh karenanya, ia merasa aneh jika masih ada pihak-pihak yang menuding proses Munas untuk menentukan ketua umum partai beringin ini dianggap tak demokratis.


Menurutnya, Munas sudah melewati beberapa kegiatan, pembahasan dan kesepakatan, seperti rapat pleno dan Rapimnas sebelum Munas berlangsung.

"Ada prosedur yang disepakati terkait pemilihan, itu wajar. Oleh karena itu, dilihat dari mekanisme yang sudah dijalankan bisa dikatakan Munas Golkar sudah demokratis," sambungnya.

Selain itu, ia berpandangan bahwa untuk saat ini sosok Airlangga Hartarto merupakan pilihan terbaik untuk memimpin Golkar dalam periode lima tahun ke depan.

"Kalau dilihat situasi saat ini, pikiran saya mengatakan tidak ada yang lebih baik dari Airlangga. Baik dari segi ketenangan maupun dalam hal menjaga Golkar. Akomodasi yang dibangun Airlangga juga yang terbaik," tambahnya.

Senada dengan Kemal, Plt Ketua Golkar DKI Jakarta Rizal Mallarangeng juga mengatakan gelaran Munas nanti akan berlangsung damai dan demokratis.

"Golkar memang partai besar. Makin tinggi pohon, makin banyak angin. Tapi Munas pada akhirnya akan damai dan demokratis," ujar Plt Ketua Golkar DKI Jakarta tersebut.

Rizal juga yakin Airlangga Hartarto akan kembali terpilih menjadi ketua umum pada Munas tersebut. Menurutnya, Airlangga sudah banyak mendapatkan dukungan kader.

"Airlangga Hartarto sudah mengantongi dukungan mayoritas. Dia akan terpilih kembali menjadi Ketum Golkar. Insyaallah," tutupnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya