Berita

Ahmad Baidhowi (dua dari kiri)/RMOL

Politik

Fraksi PPP: Larangan Miras Bukan Sekadar Hukum, Tapi Dampak Sosial

SENIN, 02 DESEMBER 2019 | 13:54 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kembali mendesak rancangan undang undang (RUU) Larangan Minuman Beralkohol.

Sekretaris Fraksi PPP DPR RI Ahmad Baidhowi menyebutkan, RUU Larangan Minol selalu berhalangan dengan perdebatan di judul.

Hal ini pun, dikatakan Baidhowi, diharapkan untuk segera selesainya RUU Larangan Minol yang mangkrak dua periode itu dapat diubah cara pandang yang lebih substansial dalam pembahasan.


"Jadi sekarang diskusinya jangan lagi soal judul, yaitu antara pelarangan atau pengendalian minuman beralkohol," ujar Baidhowi di Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/12).

Selain pada tahapan legislarif, kata Legislator adal Madura ini, larangan minuman beralkohol juga menjadi perdebatan di tataran sosial masyarakat.

"Di daerah tertentu yang tidak banyak muslimnya itu (minuman beralkohol) dianggap biasa, tapi di mayoritas muslim itu kan tidak boleh," jelasnya.

Khusus PPP, katanya, minuman beralkohol memang perlu diawasi khusus. Bukan sekedar soal hukum dari segi agama, tetapi dampak pada manusianya.

"Catatannya, data dari Mabes Polri tahun 2018 terdapat 112 orang menjadi korban minuman beralkohol," tukas Baidhowi.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya