Berita

Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyuono/Net

Politik

Takut Diusir Karena Labuhan Bajo Jadi Wisata Premium, Arief Poyuono: Kita Ke Singapura Yuk

JUMAT, 29 NOVEMBER 2019 | 21:19 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut Labuan Bajo sebagai destinasi super premium menandakan adanya diskriminasi pemerintah kepada masyarakat.

"Baru ada di dunia, presiden yang membeda-bedakan wisatawan yang harus datang ke destinasi pariwisata," kata Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyuono dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (29/11).

Jika hal itu benar-benar direalisasikan, maka ke depan masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah tak akan bisa menikmati keindahan alam di negeri sendiri.


Hal itu tentu mengherankan lantaran masyarakat berpenghasilan menengah justru memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia.

"Ingat loh Kang Mas, sampai hari ini perekonomian Indonesia bisa bertahan karena tingkat komsumsi masyarakat menengah Indonesia loh," tegasnya.

Arief bahkan menyerukan untuk memboikot Labuan Bajo sebagai destinasi wisata seandainya pernyataan presiden benar-benar diterapkan untuk mendiskriminasi wisatawan lokal.

"Nanti kalau ke Labuan Bajo kita diusir lagi, sudah keluar duit transport malah diusir. Mendingan kita ke Singapura atau Malaysia, jauh lebih murah dan lebih modern. Banyak fasilitas yang buat anak-anak kita senang kayak di Universal Studio di Singapura dan Leggo di Malaysia," tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya