Berita

Prabowo dan Joko Widodo/Net

Politik

Sebulan Jadi Menhan, Prabowo Paham Betul Visi Presiden Jokowi

JUMAT, 29 NOVEMBER 2019 | 17:26 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Salah satu menteri pilihan Presiden Joko Widodo yang mengejutkan publik adalah Prabowo Subianto. Mantan pesaing saat pilpres yang didaulat menjadi Menteri Pertahanan.

Ketua umum Partai Gerindra itu didampingi seorang wakil yang juga orang kepercayaan Jokowi, yakni Sakti Wahyu Trenggono. Publik merespons beragam ada yang pro dan juga kontra terkait dipilihnya Prabowo.

Tapi, fakta membuktikan bahwa selama sebulan bekerja sebagai menhan, kinerja Prabowo tampak positif. 


Direktur Eksekutif Center of Intelligence and Strategic Studies (CISS) Ngasiman Djoyonegoro menyatakan, dalam sebulan terakhir Prabowo Subianto menjawab segala keraguan publik. Dia terlihat fokus membenahi internalnya. Mulai dari  birokrasi, daya serap anggaran, hingga proses pengadaan alutsista strategis.

"Kalau kita lihat kerja duet Menhan Prabowo dan Trenggono (Sakti Wahyu Trenggono), nampak sedang fokus membenahi internal Kemhan dengan segala tugas dan fungsinya. Mereka berdua memahami betul visi presiden Jokowi yang ingin memajukan industri pertahanan," kata Ngasiman kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (29/11). 

Dalam beberapa kesempatan Presiden Jokowi menyampaikan, Menhan harus dapat memanfaatkan anggaran belanja di bidang pertahanan. Secara khusus Jokowi menekankan, tentang pentingnya pembangunan industri alutsista dalam negeri yang memenuhi essential force yang ditargetkan pemerintah.

Jokowi juga meminta Prabowo yang didampingi seorang profesional di bidang bisnis dapat mengembangkan industri pertahanan dari hulu ke hilir.

Instruksi Jokowi dijalankan. Prabowo-Trenggono sudah berkunjung ke PT Pindad, PT PAL Indonesia dan juga PT Dirgantara Indonesia (PT DI).  Kunjungan Prabowo itu disebut-sebut untuk memenuhi target kebutuhan kapal selam, jet, dan juga persenjataan.

"Prabowo dalam kesempatan kunjungan kerjanya mengaku fokus mendengar karena ingin belajar dan mengetahui kondisi pertahanan secara detail," tandas Simon. 

Simon, mengapresiasi langkah Prabowo yang akan melakukan pembenahan di Komite Kebijakan Industri Pertahan (KKIP). Kebijakan itu, kata Simon, positif untuk menerjemahkan visi Jokowi dalam menjalankan sistem anggaran pertahanan yang efektif, efisien dan bebas korupsi.

"Menhan juga lagi mau memperbaharui pengurus KKIP, ini bagus untuk membenahi kebijakan indutri pertahanan dalam negeri," pungkasnya.

Wacana Prabowo yang ingin membentuk komponen cadangan (komcad) sebenarnya bukan hal baru karena sudah dimandatkan di UU Pengelolaan Sumber Daya Nasional (PSDN).

"Komcad sudah ada di UU PSDN yang disahkan pemerintah, tinggal dijalankan saja," tandas Simon.

Selama jadi Menhan, Prabowo juga sudah bertemu dengan beberapa duta besar negara mitra strategis Indonesia. Sebut saja Dubes Amerika Serikat, Dubes Arab Saudi, India dan juga Uni Eropa.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya