Berita

Anggota Komisi I DPR RI, Abdul Kadir Karding/Net

Politik

Komisi I DPR Berharap Selebaran Ajakan Pengerahan Massa 1 Desember Hoax

KAMIS, 28 NOVEMBER 2019 | 22:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Selebaran berisi seruan Papua Serikat menuju perang dunia Ketiga yang disertai kop surat bertuliskan Markas Besar Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat beredar di dunia maya.

Surat dengan nomor 002-MB/PSP/XI/2019 itu ditandatangani oleh Letkol Demianus Demetouw menyerukan agar masyarakat Papua turun ke jalan membawa bendera Bintang Fajar sebagai bentuk pembebasan Papua Barat.

Menanggapi surat tersebut, anggota Komisi I DPR RI, Abdul Kadir Karding berharap surat berisi ajakan pengerahan massa pada 1 Desember 2019 tak benar.


“Saya berharap itu hoax ya,” ujar Karding kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (28/11).

Kendati demikian, guna mengantisipasi kemungkinan gelombang massa di Papua, pihaknya meminta jajaran aparat keamanan siap siaga dan melakukan patroli di wilayah Papua.

Karding juga meminta aparat keamanan segera melakukan kroscek mengenai kebenaran surat yang diduga dikeluarkan Tentara Pembebasan Papua tersebut.

“Perlu dicek oleh pihak keamanan, apakah surat itu benar adanya atau memang sengaja dibuat oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan provokasi dan memanaskan suasana menjelang 1 Desember,” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya