Berita

Pertemuan Puan Maharani dengan para Pemred nasional/RMOL

Politik

Di Hadapan Pemred Media, Ketua DPR Curhat Ingin Bangun Gedung Megah

KAMIS, 28 NOVEMBER 2019 | 14:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua DPR RI, Puan Maharani, memanfaatkan pertemuan dengan para pemimpin redaksi media nasional untuk curhat soal gedung wakil rakyat yang dinilai tidak representatif.

Puan Maharani mengutarakan keinginannya untuk membuat sebuah ruangan yang reprentatif untuk melakukan pertemuan. Hal itu diutarakan Puan saat diskusi dan tatap muka dengan para pemimpin redaksi seluruh media Indonesia di lantai II Gedung Nusantara III, Kompleks DPR RI, Senayan, Kamis (28/11).

Dalam kesempatan tersebut Puan mengeluh mengenai ruang pertemuan dengan para pimpinan redaksi yang menurutnya kurang representatif.


“Sebelum saya mengundang bapak ibu sekalian, saya tanya sama sekjen 'kita punya enggak sih ruangan yang representatif untuk mengundang media, ada bu, di mana?' Di lihatlah ruangan ini enggak tahu ini representatif atau enggak, karena ini menurut saya enggak,” ucap Puan di lokasi.

Dia mengatakan ruang serbaguna lantai II Gedung Nusantara III tersebut tampak mewah, namun tidak representatif sebagai suatu lembaga yang derajatnya sejajar dengan presiden.

“Kalau datang ke Istana kan kayaknya megah banget, tapi kemudian disampaikan 'bu DPR itu harus terbuka bu, harus merakyat'. Terbuka dan merakyat itu bukannya tidak representatif saya katakan seperti itu,” katanya.

Puan juga menyampaikan pengalamannya mengunjungi beberapa gedung-gedung parlemen di negara lain yang megah. Karena itu dia menginginkan gedung parlemen di Indonesia sama seperti di luar negeri

“Ini bukan masalah mewah ya tapi megah. Menunjukkan bahwa kemudian rumah ini adalah rumah rakyat. Bukannya tidak terbuka dalam artian tidak mau menerima,” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya