Berita

Puteri Komaruddin (kiri)/RMOL

Politik

Rangkaian Munas, Partai Golkar Serap Aspirasi Praktisi Pendidikan

RABU, 27 NOVEMBER 2019 | 18:34 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Golkar menggelar serap aspirasi tenaga pengajar sebagai bagian dari rangkaian acara Musyawarah Nasional (Munas) Golkar pada Desember mendatang.

Acara tersebut digelar dalam diskusi terbuka bertema "Mengorkestrasi Pendidikan Dengan SDM Masa Depan" di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (27/11).

Hadir sebagai pembicara dua anggota Fraksi Partai Golkar DPR, Puteri Komaruddin dan Adrian J. Paruntu.


Keduanya mendengar masukan dari sejumlah praktisi pendidikan, diantaranya Wakil Sekjen PB PGRI Jejen Musfah dan Wakil Sekjen FSGI Satriwan Salim.

"Jadi problematika pendidikan kita masih sama, bahwa kesejahteraan tenaga pengajar belum sepenuhnya terpenuhi. Terlebih yang honorer, dapat honor yang honornya horor," kata Satriwan.

Hal yang sama pun diamini oleh Jejen. Bahwa, tidak meratanya kesejahteraan guru juga berdampak juga pada kualitas pendidikan.

Faktor lainnya, kata dia, pemerintah juga perlu memberi perhatian lebih terhadap Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) sebagai tempat pelatihan para guru.

"Ini perlu juga diperhatikan soal LPTK, dalam beberapa kasus ada LPTK tidak sesuai standar yang seharusnya. Bahkan, berdiri di tempat yang tidak seharusnya seperti ruko-ruko," ungkap Jejen.

Mendapat masukan seperti itu, Puteri mengaku seperti mendapat informasi yang sangat baik dan akan menjadi masukan yang bagus bagi Partai Golkar.

"Jadi masukan ini baik bagi partai dan akan menjadi masukan bagi Munas. Terlebih, kita punya Wakil Ketua Komisi X, Ibu Hetifah yang membidangi pendidikan," demikian Puteri.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya