Berita

Koordinator Nasional Seknas JPPR Alwan Ola Riantoby /Net

Politik

Marak Politik Uang, JPPR Akan Adakan Kelas Pemantauan Pilkada 2020

RABU, 27 NOVEMBER 2019 | 16:43 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) akan mengadakan kelas pemantauan di daerah yang melaksanakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada 2020 mendatang.

Koordinator Nasional Seknas JPPR Alwan Ola Riantoby mengatakan, kelas pemantauan sebagai gerakan sosial untuk membangunkan semangat generasi milenial sadar akan politik dan demokrasi.

"Kelas pemantauan sudah mulai kita adakan di Cianjur, Minggu tanggal 23 kemarin. Akan diadakan di setiap daerah Pilkada, tapi tidak serentak, dilaksanakan di hari berbeda," kata Alwan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (27/11).


Alwan menjelaskan, kelas pemantauan JPPR ini juga sebagai bagian upaya menjalankan pendidikan pemilih dan membentuk kesukarelawanan generasi milenial untuk ikut berpartisipasi menjadi pemantau Pilkada 2020.

"Melihat fenomena pilkada, maraknya praktek politik uang, oligarki, polarisasi masyarakat, maka JPPR membentuk kelas pemantauan untuk merespon Pilkada 2020. Sedangkan untuk jangka panjang kelas pemantauan ini menjalankan pendidikan pemilih yang berkelanjutan," ujarnya.

Menurut Alwan, kelas pemantauan ini juga sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat atau mendidik pemilih agar jadi pemilih yang rasional.

"Maka pendidikan pemilih menjadi sangat penting dalam merespon dan mencegah permasalahan Pilkada kita, juga bagian dari upaya membangun sistem demokrasi yang susbtansial, bukan merubah sistem pilkada," pungkasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya