Berita

Penandatanganan kerjasama dengan Hyundai/Net

Bisnis

Indonesia Akhirnya Punya Pabrik Mobil Listrik

RABU, 27 NOVEMBER 2019 | 12:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Marves) RI Luhut Binsar Panjaitan melakukan kunjungan kerja ke Busan, Korea Selatan, mendampingi Presiden Joko Widodo.

Dalam lawatannya tersebut Menko Luhut menjadi saksi penandatangan perjanjian kerjasama antara pemerintah Indonesia yang diwakili oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia  dengan CEO Hyundai Motor Company Woon Hee Lee.

Dengan adanya kerjasama tersebut Menko Luhut menyampaikan pemerintah serius dalam mendukung keberhasilan investasi mobil listrik di Indonesia.


“Peraturan-peraturan untuk keberhasilan investasi mobil listrik sudah kita lakukan. Bukan hanya untuk Hyundai saja, karena kami ingin adanya diversifikasi produsen mobil di Indonesia. Sehingga tidak hanya satu merk saja yang menguasai pasar,” ujar Luhut di Busan, Korea Selatan, Rabu (27/11).

Pihaknya mengaku bahagia akhirnya pembicaraan tentang investasi ini yang dimulai sekitar setahun lalu terealisasi.

"Sesuai keinginan pemerintah untuk menjadikan Indonesia bukan hanya pasar tetapi juga basis produksi,” ucapnya.

Investasi bernilai 1,5 miliar USD ini direncanakan akan berlanjut. Kedua belah pihak bersama-sama ingin mengembangkan dan memproduksi kendaraan dengan model baru untuk memenuhi kebutuhan konsumen Asia dan Australia.

Pabrik tersebut yang berlokasi di kawasan Bekasi ini diharapkan akan mulai berproduksi pada sekitar bulan Maret 2021 dengan kapasitas produksi 250 ribu mobil pertahunnya, termasuk mobil listrik.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya