Berita

Anggota Ombudsman RI, Adrianus Meliala/Net

Politik

Ombudsman: Gaya Pelayanan Publik Kementerian Jangan Kaku Dan Formalistik

RABU, 27 NOVEMBER 2019 | 10:54 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kementerian harus mengubah gaya pelayanan publik agar masyarakat semakin nyaman. Jangan sampai pelayanan publik terlalu kaku sehingga membuat rakyat mengeluh.

Begitu tekan anggota Ombudsman RI, Adrianus Meliala di sela acara Seminar Propartif Kepatuhan Layanan Publik yang diselenggarakan Ombudsman RI di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Rabu (27/11).

"Jadi untuk bagaimana para instansi penerima layanan publik ketika menerima keluhan dari masyarakat tidak dengan formalistik, tidak dengan kaku, dan tidak dengan gaya pejabat," katanya.


Ombudsman, sambung Adrianus, berharap agar pelayanan publik di lembaga pemerintahan memiliki gaya yang ramah dan informal. Sehingga, masyarakat terdorong untuk lebih memanfaatkan pelayanan publik yang ada.

"Kita tidak ingin ya, bayangkan orang-orang yang didatangi itu misalnya bukan orang yang senang, orang yang menopang dagu semua toh, sudah mau marah aja gitu," jelasnya.

Sehingga, kata Adrianus, dengan pendekatan propartif pihaknya mengharapkan masyarakat bisa melapor apapun keluhan mereka, sehingga bisa diperbaiki.

Dalam acara ini, Ombudsman mengundang semua instansi yang memiliki delik pengaduan, agar mampu meniru dan menerapkan layanan publik yang baik.

Acara ini akan dikombinasikan dengan seminar untuk memperkenalkan metode progresif dan partisipatif, yakni pendekatan perlakuan yang adil (fair treatment approach) terkait pengaduan masyarakat dalam pelayanan publik.

Ombudsman juga akan memberikan Anugerah Predikat Kepatuhan 2019 pada kementerian yang memiliki layanan publik terbaik.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya