Berita

Agnez Mo/Net

Hiburan

Dave Laksono: Mari Berpikir Positif, Video Agnez Mo Cuma Sepotong

RABU, 27 NOVEMBER 2019 | 08:46 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pernyataan selebriti Agnes Monica Muljoto atau yang akrab disapa Agnez Mo yang mengaku tidak berdarah Indonesia saat meladani sesi wawancara dengan Kevan Kenney di Build Series by Yahoo! menuai kritikan dari masyarakat. Pelantun “Coke Bottle” itu dianggap tidak lagi cinta dengan tanah air.

Menanggapi nyinyiran warganet itu, anggota Komisi I DPR RI, Dave Fikarno Akbarshah Laksono membela. Dia meminta publik untuk tidak buru-buru menyimpulkan. Pasalnya, video yang beredar baru potongan kecil.

"Itu kan yang baru kita lihat baru sepotong dari interviewnya," ujar Dave kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (26/11).


Dave lebih memilih berpikiran positif. Dia berharap apa yang sebetulnya dimaksudkan Agnez bukan karena dia tidak cinta Indonesia.

Bukan tanpa alasan, politisi Partai Golkar ini menyebut Agnez bisa menjadi pesohor internasional setelah meniti karir dan dicintai penggemar di Indonesia.

"Dia bisa ada karena budaya yang ada di Indonesia, bisa menjadi terkenal karena culture dan industri entertainment yang ada di Indonesia," jelasnya.

Dia pun meminta masyarakat Indonesia terutama yang aktif di media sosial untuk tidak terlalu banyak berkomentar tajam soal potongan video Agnez tersebut.

"Sebaiknya kita tetap mengademkan suasana jangan meramaikan," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya