Berita

KPK periksa saksi dalam kasus suap yang menjerat eks Bupati Riau/Net

Hukum

Usut Kasus Suap Yang Menjerat Eks Gubernur Riau, KPK Panggil Dirut PT Palma Satu

SELASA, 26 NOVEMBER 2019 | 12:44 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kasus suap yang menjerat eks Gubernur Riau, Annas Maamun, terus didalami Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kali ini giliran Direktur Utama (Dirut) PT Palma Satu, Fadlan Arisandy yang mendapat panggilan untuk memberikan keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengajuan revisi alih fungsi hutan di Riau.

Selain itu, penyidik KPK juga memanggil pegawai bagian HRD Payroll Darmex Agro Dutapalma Group, Linda Wijaya sebagai saksi dalam kasus yang sama.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SUD," kata Jurubicara KPK, Febri Diansyah kepada wartawan, Selasa (26/11).


Diketahui, PT Palma Satu merupakan tersangka korporasi. Perusahaan tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka korporasi dalam pengembangan kasus suap yang menjerat Annas Maamun.

Selain itu, KPK juga telah menetapkan dua tersangka lainnya. Yakni Legal Manager PT Duta Palma Group tahun 2014 Suheri Terta dan pemilik PT Darmex Group atau PT Duta Palma Surya Darmadi.

Mereka diduga terlibat dalam kasus suap terkait pengajuan revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau pada Kementerian Kehutanan tahun 2014.

Sebelumnya, KPK telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada 25 September 2014 lalu terhadap Gubernur Riau Annas Maamun dan Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Provinsi Riau, Gulat Medali Emas Manurung. Keduanya telah divonis bersalah hingga putusannya berkekuatan hukum tetap.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya