Berita

Presiden Jokowi bersama Surya Paloh/Net

Politik

Pengamat: Surya Paloh Harusnya Kasih Masukan, Bukan Ngledek Jokowi

SELASA, 26 NOVEMBER 2019 | 03:54 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) memberikan pernyataan setelah Presiden Jokowi mengangkat tujuh staf khususnya dari kalangan generasi milenial. Kata Surya Paloh, pengangkatan staf khusus tersebut terlihat seperti anak muda yang sedang magang di istana.

Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID), Jajat Nurjaman mengatakan, seharusnya Partai Nasdem sebagai koalisi pemerintah harusnya mendukung kebijakan presiden.

“Kalaupun tidak mendukung, Partai Nasdem bisa memberikan saran sebagai langkah pencegahan. Masa iya saran dari Partai yang sudah dua periode menjadi pengusung dan pendukung enggak bisa jadi bahan pertimbangan Presiden,” tutur Jajat.


Komentar Surya Paloh mengenai staf khusus presiden terdengar seperti sebuah ledekan. Dan ini memberikan gambaran tentang kondisi Partai Nasdem dan Presiden Jokowi sudah tidak lagi memiliki keharmonisan.

“Kalau saya amati. Pernyataan Bang Surya ini seperti ngeledek,” lanjut Jajat.

Hal ini menunjukkan kalau presiden Jokowi tidak mampu merangkul dan menampung segala aspirasi terutama dari Partai koalisinya. Idealnya koalisi yang gemuk seharusnya memperkuat dan mempermudah Presiden Jokowi dalam menjalankan pemerintahannya.

Namun nyatanya, presiden Jokowi tidak mampu menjaga dan mempertahankan Partai koalisinya sehingga yang tercipta hanya kegaduhan yang berasal dari koalisi itu sendiri.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya