Berita

Bambang Soesatyo dan Airlangga Hartarto/Net

Politik

MUNAS GOLKAR

Berhasrat Jadi Caketum, Bamsoet Belum Teruji Naikkan Elektabilitas Golkar

SENIN, 25 NOVEMBER 2019 | 09:35 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pemilihan Caketum Golkar diharapkan bisa menjadi momentum bagi partai berlambang pohon beringin untuk bangkit dari keterpurukan.

Setidaknya, dari kacamata Dosen Komunikasi dan Marketing Politik Universitas Gadjah Mada (UGM), Nyarwi Ahmad, ada beberapa kriteria yang perlu dimiliki oleh Ketum Golkar masa depan, yakni populer, inovatif, dan aktraktif.

"Tentunya yang gesit dan bisa menakhodai partai lima tahun mendatang dan memformulasikan model kepemimpinan yang lebih populis, inovatif dan atraktif untuk memperkuat daya magnetik partai ini di kalangan pemilih yang berada di spektrum ideologi tengah (nasionalis dan muslim moderat)," jelas Nyarwi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (25/11).


Saat ini ada empat nama yang mendeklarasikan diri maju di pemilihan Caketum, yakni Airlangga Hartarto, Bambang Soesatyo,  Indra Bambang Utoyo, dan Ridwan Hisyam.

Nama-nama tersebut memiliki keunggulan dan kelemahan, contohnya Bamsoet, sapaan Bambang Soesatyo.

Bagi Nyarwi, Bamsoet cukup populis namun tidak memiliki daya magnet politik ke elektorat untuk menaikkan elektabilitas Golkar.

"Elektorat untuk menaikkan elektabilitas Golkar juga belum teruji," tegasnya.

Namun majunya beberapa nama menguatkan partai pimpinan Airlangga Hartarto ini demokratis.

"Ini menunjukkan internal demokrasi di Golkar masih berkembang dengan baik meski sempat dilanda konflik internal, khususnya pasca Pilpres 2014 lalu," tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya