Berita

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu/RMOL

Dunia

Ramai Dakwaan Korupsi Netanyahu, Menteri Keuangan Malah Bahas Krisis Mentega

MINGGU, 24 NOVEMBER 2019 | 22:21 WIB | OLEH: MEGA SIMARMATA

Kabinet pemerintahan di Israel memang bisa disebut konyol dan cuek. Bukan tanpa alasan, saat seluruh media dan politisi di Israel heboh membahas soal dakwaan suap yang ditudingkan Pihak Kejaksaan Agung terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, salah seorang menteri justru membahas masalah lain.

Moshe Kahlon, anggota Partai Likud yang sejak tahun 2015 menjabat sebagai Menteri Keuangan Israel menuliskan di akun Twitternya bahwa saat ini Israel mengalami krisis kekurangan mentega.

Partai Likud adalah partai politik yang sampai saat ini masih tetap dipimpin oleh Netanyahu.


"Pagi ini, saya telah menandatangani peningkatan kuota impor mentega untuk meningkatkan jumlah mentega di pasar dan mengurangi kekurangan yang ada di toko-toko" tulis Kahlon di akun Twitternya, Minggu (24/11).

Kahlon menambahkan, saat ini tidak alasan Israel kekurangan mentega.

"Di hari-hari ke depan ini, kita harus membuat keputusan penting di bidang ini, seperti melakukan pembatalan kuota dan pembukaan pasar untuk memastikan bahwa konsumen Israel tidak akan menghadapi situasi kekurangan mentega seperti yang terjadi saat ini," katanya.

Tak cuma Kahlon, bahkan PM Netanyahu pun tak menyinggung soal dakwaan suap yang ditujukan pada dirinya saat memimpin rapat kabinet mingguannya hari ini.

Netanyahu justru membahas semakin buruknya situasi keamanan di Iran dan menyerukan pada dunia internasional untuk meningkatkan tekanan terhadap Iran.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya