Berita

Joint Promotion di St. Petersburg/Ist

Dunia

Demi Dongkrak Wisatawan, Kemenpar Kumpulkan Industri Pariwisata Rusia

MINGGU, 24 NOVEMBER 2019 | 06:10 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bertekad penuh dalam meningkatkan arus wisawatan Rusia ke Indonesia. Atas alasan itu, mereka menggelar promosi bersaa pariwisata Indonesia di Rusia dengan maskapai penerbangan Rusia Rossiya Airlines di St. Petersburg pada Jumat (22/11).

Acara ini mengundang sejumlah pelaku industri pariwisata St. Petersburg, seperti tur operator, agen perjalanan wisata dan media pariwisata.

Dutabesar RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi, yang juga hadir di acara ini turut meyakinkan potensi pariwisata Indonesia bagi wisatawan Rusia.
 

 
Dubes Wahid mengatakan bahwa setiap tahun wisatawan Rusia ke Indonesia mengalami peningkatan. Apabila target 162 ribu wisman Rusia tahun ini terpenuhi, maka terjadi peningkatan sekitar 100 persen sejak Festival Indonesia I diselenggarakan tahun 2016.

Dia mengingatkan bahwa potensi wisatawan Rusia bagi Indonesia sangat besar. Berbagai upaya dilakukan Indonesia untuk lebih mempromosikan pariwisata Indonesia di Rusia. Adanya penerbangan langsung reguler Rossiya Airlines dari Moskow ke Denpasar diharapkan dapat lebih mendongkrak arus wisatawan Rusia ke Indonesia.
 
“Kami mendukung penyelenggaraan Joint Promotion ini sebagai salah satu bentuk promosi Indonesia di Rusia, selain Festival Indonesia dan berbagai kegiatan lainnya," kata Dubes Wahid dalam keterangan tertulisnya, Minggu (24/11)
 
Sementara itu, Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Regional IV Kemenpar Agustini Rahayu menjelaskan kepada peserta Joint Promotion bahwa Indonesia memiliki banyak desnitasi wisata.

Sebagian besar wisatawan Rusia memang menyasar Bali, namun dia mengingatkan bahwa ada juga destinasi indah dan menarik lainnya yang dapat dikunjungi, seperti Danau Toba (Sumatera Utara), Likupang (Sulawesi Utara), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), dan Borobudur (Jawa Tengah).
 
Wisatawan Rusia ke Indonesia dapat menggunakan penerbangan reguler langsung Rossiya Airlines dari Moskow ke Denpasar dengan waktu tempuh 12 jam 15 menit. Penerbangan ini memperpendek jarak tempuh perjalanan yang apabila transit di suatu negara, maka lama perjalanan antara 18 hingga 20 jam.
 
Senada itu, Jurubicara Rossiya Airlines Sergei Starikov mengemukakan bahwa Rossiya Airlines adalah satu-satunya maskapai penerbangan yang melakukan penerbangan langsung dari Moskow ke Denpasar.

“Rossiya Airlines berupaya memberikan fasilitas pelayanan optimal kepada para penumpang agar nyaman selama penerbangan,” tegasnya.

Indonesia adalah salah satu tujuan wisatawan Rusia. Pada tahun 2017 jumlah wisatawan Rusia ke Indonesia sebanyak 117.500 orang dan tahun 2018 sebanyak 125.697 orang, naik 6,95 persen dari tahun 2017. Sementara itu, pada periode Januari-September 2019 wisatawan Rusia ke Indonesia sebanyak 109.003 orang, naik 19,07 persen dari periode yang sama tahun 2018 yang tercatat sebanyak 91.544 orang.
 
Jumlah wisatawan Rusia ke Indonesia merupakan kelima terbesar di Eropa setelah Inggris, Perancis, Jerman, dan Belanda. Tahun 2019 target wisatawan Rusia ke Indonesia sebanyak 162.800 orang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya