Berita

Stafsus milenial Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Stafsus Harus Benar-Benar Kerja, Jangan Cuma Gimmick Semata

SABTU, 23 NOVEMBER 2019 | 18:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melalui jurubicaranya, Muhammad Kholid berharap penunjukan tujuh milenial menjadi Staf Khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi) bukan hanya sekadar gimmick atau bahkan pencitraan.

Dalam diskusi Polemik di Ibis Tamarin, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (23/11), Kholid mengungkapkan para stafsus milenial harus bisa membantu memecahkan persoalan yang melanda Indonesia, terutama bonus demografi yang diisi oleh kaum milenial.

Menurut Kholid, saat ini Indonesia sedang mengalami bonus demografi yang akan berakhir pada sekitar 2030-an. Sayangnya, Indonesia belum bisa mengelola bonus demografi dengan baik seperti halnya di negara lain.


"Pada waktu Korea Selatan mengalami bonus demografi, dia mengalami growth itu dua digit. Jepang juga sama. China juga sama. Kita mengalami bonus demografi, stuck di 5 persen, bahkan diproyeksikan turun di bawah 5 persen," ujarnya.

Padahal, ekonomi Indonesia seharusnya bisa tumbuh hingga 9 persen jika bonus demografi bisa dimanfaatkan dengan baik.

Dengan adanya persoalan tersebut, PKS sangat berharap agar para stafsus milenial ini bisa membantu menyelesaikan betul permasalahan yang ada dengan mewarnai kebijakan-kebijakan pemerintah.

"Jadi bukan hanya gimmick atau pencitraan, tapi juga kebijakannya harus menyelesaikan permasalahan secara betul," tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya