Berita

Ketua Forum Alumni ITB Angkatan 1973 (Fortuga) Kelana Budi Mulia/Net

Politik

Alumni ITB: Sebegitu Besarkah Rahasia Jokowi Di Tangan Ahok?

JUMAT, 22 NOVEMBER 2019 | 22:50 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pengumuman yang disampaikan Menteri BUMN Erick Thohir bahwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bakal menggantikan Tanri Abeng sebagai komisaris utama Pertamina membuat publik terheran-heran.

Pasalnya pengumuman itu tetap disampaikan di tengah gelombang penolakan Ahok. Di mana mantan narapidana penista agama itu masih menyisakan banyak kasus hukum yang belum tuntas diusut.

Mantan Ketua Forum Alumni ITB Angkatan 1973 (Fortuga) Kelana Budi Mulia bahkan memiliki empat pertanyaan mendasar mengenai penunjukan Ahok tersebut.


Pertama, pria yang akrab disapa Muli itu mempertanyakan alasan Presiden Joko Widodo tetap memuluskan langkah Ahok. Apakah, katanya, Jokowi memang menaruh perhatian lebih pada mantan wakilnya saat menjabat gubernur DKI.

“Sebegitu perhatiannya kah Jokowi terhadap Ahok, sampai keukeuh untuk memaksakan Ahok punya suatu jabatan dalam perusahaan besar sehingga  bisa punya income resmi yang lumayan,” tanyanya dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (22/11).

Kedua, Muli mempertanyakan kekuatan yang dimiliki Ahok hingga Jokowi tidak berdaya menolak. Ketua Tim Jurdil 2019, itu menduga Ahok menyimpan rahasia besar Jokowi, sehingga Jokowi harus tunduk membela.

“Sebegitu besarkah rahasia di tangan Ahok tentang Jokowi sehingga Ahok harus selalu dibela, diamankan dari kasus-kasus hukumnya?” tanyanya lagi.

Ketiga, Muli turut mempertanyakan kehebatan para taipan pengendali Jokowi, sehingga selalu membukakan jalan untuk bisa menghasilkan keuntungan lewat Ahok.

“Semisal mencari pekerjaan di Blok Masela lewat Ahok?” tanyanya.

Terakhir, Budi bertanya mengenai ketidakberdayaan rakyat Indonesia dalam menghadapi kasus Ahok. Rakyat seperti tertunduk tidak berdaya dalam menerima keputusan elti.

“Padahal itu untuk hal-hal yang terkait dengan kehidupan masyarakat luas,” pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya