Berita

Sukmawati Soekarnoputri/Net

Hukum

Senin Depan, MUI Harus Sudah Terbitkan Fatwa Penistaan Agama Ke Sukmawati

JUMAT, 22 NOVEMBER 2019 | 20:33 WIB | LAPORAN: ICHSAN YUNIARTO

Kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Sukmawati Soekarnoputri akan terus diusut oleh Koordinator Pelaporan Bela Islam (Korlabi).

Sekretaris Korlabi Novel Bamukmin mengatakan, pihaknya telah meminta fatwa terkait penistaan agama dan terus menunggu sikap serta ketegasan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Novel memberikan waktu ke MUI hingga Senin (25/11). Menurutnya, MUI harus segera mengeluarkan sikap atau pun fatwa.


“Saya harus menunggu peran MUI karena terkait penistaan agama, itu wewenang MUI,” ujar Novel saat ditemui di Kantor Pusat MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (22/11).

Novel menambahkan, pihaknya tidak ingin kejadian penistaan agama yang dilakukan oleh Sukmawati terulang kembali. Sebab menurutnya penistaan ini muncul karena tidak ada efek  jera.

“Indonesia, sampai saat ini menjadi negara darurat penista agama,” sesalnya.

Lebih lanjut ia menyebut Indonesia sudah menjadi surga bagi penista agama. Sebab, dari 20 kasus penistaan agama, baru kasus Ahok yang baru diproses.

"Kasus-kasus lainnya seperti Ade Armando, Guntur Romli, Viktor Laiskodat, Abu Janda dan lain sebagainya tidak diproses satu pun," tutupnya. 09riz

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

Gara-gara KUHAP Baru, KPK Tak Bisa Perpanjang Pencegahan Fuad Hasan Masyhur

Jumat, 20 Februari 2026 | 18:04

Patroli Malam Cegah Perang Sarung

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:47

KPK Bakal Serahkan Hasil Telaah Laporan Gratifikasi TCL

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:20

Revitalisasi Taman Semanggi Telan Rp134 Miliar Tanpa Gunakan APBD

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:12

Iran Surati PBB, Ancam Serang Aset Militer AS Jika Trump Lancarkan Perang

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:03

Gibran Ajak Ormas Islam Berperan Kawal Pembangunan

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:02

IPC TPK Optimalkan Layanan Antisipasi Lonjakan Arus Barang Ramadan

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:54

Kasus Bundir Anak Berulang, Pemerintah Dituntut Evaluasi Sistem Perlindungan

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:47

Pansus DPRD Kota Bogor Bahas Raperda Baru Administrasi Kependudukan

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:45

7 Manfaat Puasa untuk Kesehatan Tubuh dan Mental

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:41

Selengkapnya