Berita

Andre Rosiade/Net

Politik

Andre Rosiade: Resesi Ekonomi Di Depan Mata, Jangan Tiap Hari Gaduh Ahok!

JUMAT, 22 NOVEMBER 2019 | 15:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Bangsa Indonesia memiliki segudang masalah di depan mata, utamanya ancaman resesi ekonomi yang akan berpengaruh pada rakyat banyak. Untuk itu, Wasekjen DPP Partai Gerindra Andre Rosiade meminta publik untuk tidak terjebak pada polemik Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Polemik yang dimaksud mengenai rencana penunjukan mantan terpidana penista agama itu sebagai pimpinan di BUMN.

“Ancaman resesi ekonomi di depan mata. Bagus ini butuh persatuan bukan kegaduhan. Tiap hari heboh Ahok aja. Terus terang saya bosan. Saran saya pak Erick Thohir silakan angkat yang bersangkutan lalu kita lihat kinerjanya. Gagal kita pecat. Atau jangan diangkat,” cuit Andre, Jumat (22/11).


Kepada Kantor Berita Politik RMOL, Andre menguraikan maksud dari kicauannya tersebut. Dia mengatakan bahwa cuitan tersebut ditujukan untuk mengingatkan masyarakat mengenai banyaknya masalah di Indonesia. Sehingga tidak boleh menghabiskan energi hanya untuk mengurusi masalah Ahok.

“Banyak hal yang harus menjadi PR kita. Nah bangsa ini butuh persatuan, bukan kegaduhan,” ujar anggota Komisi VI DPR itu.

Andre mengatakan semenjak Ahok mulai disebut-sebut menjadi calon pimpinan BUMN, kegaduhan pun muncul. Ini lantaran mantan gubernur DKI Jakarta itu dinilai sebagai tokoh kontroversial.

“Tapi sekali lagi tentu kita hormati kewenangan Pak Menteri BUMN Erick Thohir yang bisa mengangkat dan memberhentikan seseorang sesuai kewenangannya di UU 19/2003,” katanya.

Jika nantinya Ahok menjadi bos besar di BUMN, Andre mengingatkan agar Erick Thohir sebelum mengangat Ahok agar memperbaiki model komunikasinya yang grasa-grusu.

“Yang kedua kalau memang diangkat ya sudah angkat saja segera gitu lho. Nanti kalau memang tidak bagus setidaknya kita pecat,” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya