Berita

Konsolidasi Jejaring Komisi Yudisial/RMOL

Politik

Lewat Media Massa, KY Bisa Investigasi Calon Hakim MA

JUMAT, 22 NOVEMBER 2019 | 05:44 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komisi Yudisial mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada media massa yang selama ini berkontribusi dalam menciptakan sistem peradilan bersih.

Pernyataan tersebut terlontar dari Ketua Bidang Layanan Informasi dan Hubungan Antar Lembaga (LI HUBLA) Komisi Yudisial, Farid Wajdi saat membuka acara Konsolidasi Jejaring Komisi Yudisial di Bumi Katulampa, Bogor Timur, Kamis malam (21/11).

“Sekali lagi terima kasih karena kontribusi yang begitu besar dalam rangka menggerakkan dan mengarahkan KY dalam upaya untuk bersama masyarakat, khususnya sipil melakukan konsolidasi untuk proses menuju peradilan bersih itu dapat diwujudkan,” ujar Farid di lokasi.


Farid mengatakan, ada beragam halangan dan tantangan dalam proses mewujudkan peradilan bersih. Namun hal itu teratasi dengan peran serta masyarakat dan juga media massa.

Selain itu, peran serta media massa juga memiliki andil besar untuk mencari rekam jejak dalam menginvestigasi calon Hakim Mahkamah Agung.

“Untuk mendapatkan hasil dari proses Hakim Agung, kontribusi publik, masyarakat sipil, perguruan ringgi, teman-teman NGO dan pers itu sangat luar biasa dalam proses investigasi calon,” katanya.

Media massa memberikan bank data dan informasi yang dibutuhkan Komisi Yudisial untuk melakukan investigasi calon ketua MA. Bank data tersebut kemudian menjadi pertimbangan di DPR RI dalam memberikan rekomendasi calon Hakim Agung.

“Hampir dapat dipastikan terbantu dalam setiap informasi berkaitan dengan calon, baik yang nadanya positif maupun yang misalnya terkesan negatif,” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya