Berita

PA 212/RMOL

Politik

PA 212: Sukmawati Lakukan Penistaan Agama Tingkat Tinggi

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 | 22:03 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penyataan Sukmawati Soekarnoputri yang membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Presiden pertama RI, Soekarno merupakan penistaan agama tingkat tinggi.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Dewan Pengarah Reuni Akbar 212, Ustaz Yusuf Muhammad Martak. Menurut Yusuf, polisi harus segera memproses laporan terhadap Sukmawati.

"Ini penistaan agama tingkat tinggi. Kami meminta kepada aparat kepolisian, dengan adanya pimpinan Polri yang baru sehingga dapat bersikap profesional dalam memproses secara hukum Sukmawati ini," papar Yusuf kepada wartawan di Jakarta, Kamis (21/11).


Yusuf menambahkan, jangan sampai negara bertindak tidak adil dalam melakukan penegakan hukum. Karena dari beberapa kali laporan umat atas kelakuan penistaan agama oleh Sukmawati, Ade Armando, Abu Janda tak satupun yang sampai ke meja hijau.

"Semua kasus yang dilaporkan berakhir tanpa proses hukum yang jelas," sesalnya.

Jika penistaan agama tidak diselesaikan secara hukum, lanjut Yusuf, maka tindakan penistaan-penistaan lainnya akan terus berlanjut. Tidak hanya oleh Sukmawati saja juga oleh oknum-oknum lainnya.

"Untuk itu mari kita hidup dalam tatanan hukum, etika dan moral, agar terjadi keselarasan dan keharmonisan dalam bernegara," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya