Berita

Almarhum Bahtiar Effendy (melambaikan tangan), Din Syamsudin, Rektor UMJ, Syaiful dan Dian Islamiati Fatwa/Ist

Publika

Selamat Jalan Mas Bahtiar Effendy

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 | 19:04 WIB | OLEH: DIAN ISLAMIATI FATWA

TERBANGUN pukul 04.00 waktu Riyadh, terlihat ucapan innalillahi wainna ilaihi rojiun di hampir setiap grup. Scroll up ke atas ternyata Mas Bahtiar Effendy (BE) yang pergi.

Saya memandang foto terakhir kami tanggal 1 Oktober kemarin, dia meminta saya mengirim foto kami bersama tersebut ke ponsel dia. Sebelum pisah menunggu mobil, saya tunjukkan foto itu.

"Kelihatan banget happy, kok melambai tangan Mas, kami semua enggak tuh. Kayak mau pisah saja," kata saya.


"Harus happy di foto Dian, jadi orang senang melihatnya," jawabnya sambil terkekeh tersengal-tersengal.

Sekarang baru ngeh kalau itu adalah lambaian selamat tinggal.

Malam itu, mas BE banyak menggerutu, tapi kami, Bang Din Syamsuddin dan Pak Rektor UMJ, Syaiful Bahri dan saya malah banyak terbahak-terbahak mendengar gerutuan mas BE.

Beliau sebetulnya lebih cocok muncul di stand up comedi. Satir, ngenyek tapi yang diomongin adalah kenyataan yang membuat kita sadar betapa lucunya tingkah laku kita membenarkan omongan Mas BE. Ini yang membuat kami tertawa.

Kami ngobrol cukup dalam malam itu, tentu tentang masa depan negeri ini dan kerisauan beliau. Bang Din harus mendekat menyorongkan kursinya karena Mas BE bicara dengan suara yang halus. Saya malah ngomong terus terang.

"Mas saya budek, ngomong agak kencengan dong," kata saya.

Dia menatap saya, seperti jengkel kenapa saya tidak memahami sakit yang dideritanya? Tapi kemudian dia tersenyum.

"Itu supaya kamu duduk dekat ke saya Dian," jawabnya terkekeh.

Saat berpisah, Mas BE memeluk erat saya. Sempat menanyakan bagaimana saya pulang ke rumah karena sudah jauh dan malam. Kami berempat janjian akan bertemu lagi. Sedianya bulan ini, tapi Tuhan ternyata menentukan lain.

Selamat jalan Mas, jangan ngomel-ngomel dan menggerutu lagi ya, kan sudah tidak sakit lagi.

Pasti dirimu lebih banyak tersenyum melihat bidadari-bidadari di surga, peluk erat bidadari-bidadari itu Mas, jangan lepaskan meninggalkan dirimu, dijamin pasti adem deh. Maafkan bila aku tak bisa mengantarmu ke tempat peristirahatanmu yang terakhir.

RIP Mas BE, you will be missed by everyone.

Riyadh, 20 November 2019

Penulis adalah wartawan senior.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya