Berita

Staf Khusus Presiden Jokowi dari kalangan milenial/Net

Politik

Jokowi Tidak Wajibkan Stafsus Milenial Ngantor, Ini Alasannya

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 | 18:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tujuh Staf Khusus Presiden Joko Widodo yang baru ternyata tidak harus setiap hari ngantor ke Istana.

Hal ini diungkapkan Jokowi saat ditanya wartawan terkait sosok Gracia Billy Mambrasar.

Menurut Jokowi, Billy yang merupakan Direktur PT Papua Muda Inspiratif itu sedang menempuh pendidikan S2 di Univeritas Oxford dan akan melanjutkan kuliah S3 di Univeritas Harvard pada Oktober 2020.


Jokowi menyebut, untuk mengimbangi kegiatan, para Stafsus milenial ini tidak diwajibkan datang ke kantor.

"Tidak fulltime, jadi beliau ini sudah memiliki kegiatan dan memiliki pekerjaan. Tidak harus ketemu, tapi minimal satu minggu, dua minggu ketemu," ujar Jokowi di Veranda Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (21/11).

Meski begitu, lanjut Jokowi, para Stafsus milenial ini harus bisa memberi masukan ketika dibutuhkan.

"Enggak harus tiap hari ketemu. Tapi bawa masukan tiap jam, tiap menit bisa saja," tegasnya.

Seperti diketahui, Jokowi memperkenalkan tujuh Stafsus milenialnya. Stafsus ini diisi oleh anak-anak muda yang kompeten.

Berikut Stafsus Presiden yang diperkenalkan:

1. Adamas Belva Syah Devara (29) - founder dan CEO Ruang Guru
2. Putri Tanjung (23) - founder dan CEO Creativepreneur
3. Andi Taufan Garuda Putra (32) - founder dan CEO Amartha
4.  Ayu Kartika Dewi (36) - pendiri Gerakan SabangMerauke
5. Gracia Billy Mambrasar (31) - pendiri Yayasan Kitong Bisa, Duta Pembangunan Berkelanjutan Indonesia
6. Angkie Yudistia (32) - pendiri Thisable Enterprise, kader PKPI
7. Aminuddin Maruf (33) - aktivis kepemudaan mahasiswa, mantan Ketua Umum PMI.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya