Berita

Trubus Rahadiansyah/Net

Politik

Pengamat: Wacana Hapus IMB Dan Amdal, Investor Makin Leluasa Eksploitasi SDA Indonesia!

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 | 11:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wacana penghapusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) oleh Kementerian Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dinilai merugikan masyarakat dan merusak lingkungan hidup.

Sebab, para investor yang akan berinvestasi akan semakin semena-mena apabila IMB dan Amdal dihapuskan.

Begitu dikatakan pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (21/11).


"Penghapusan IMB dan Amdal itu yang dirugikan masyarakat. Para investor akan semakin leluasa dan serampangan mengeksploitasi SDA kita," ujar Trubus.

Trubus meyakini jika IMB dan Amdal dihapuskan, itu nantinya akan menimbulkan efek jangka panjang bagi sumber daya alam (SDA) Indonesia.

"Kenapa? Karena investor enggak mau rugi, ketika IMB dan Amdal dihapus mereka semakin tidak terkendali," tegas dosen Universitas Trisakti ini.

Lebih lanjut, Trubus menyarankan jika pemerintah ingin mengambil jalan tengah dalam hal ini tidak merugikan masyarakat dan juga investor, bukan dengan cara menghapus IMB dan Amdal.

"Tapi penegakan hukumnya, monitoring evaluasi dan peningkatan kualitasnya," demikian Trubus.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya