Berita

Wings Air/Net

Nusantara

Co-Pilotnya Bunuh Diri, Wings Air: Kami Sudah Lakukan Pembinaan

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 | 09:34 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kematian seorang co-pilot anak perusahaan Lion Air Group, Wings Air, bernama Nicolaus Anjar Aji Suryo masih menyisakan banyak tanda tanya.

Setelah polisi memastikan kematian Nicolaus karena gantung diri di kediamannya di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, Senin (18/11), banyak pihak berspekulasi insiden tersebut disebabkan depresi dalam menghadapi tekanan pekerjaan.

Spekulasi ini muncul setelah ada isu yang menyebut Nicolaus ditemukan tewas di dekat surat pemecatan dirinya sebagai co-pilot (first officer) di Wings Air.


Dalam surat pemecatan tersebut juga terdapat keharusan Nicolaus membayar penalti sebesar Rp 7 miliar. Adapun pemecatan Nicolaus sendiri diduga karena ia menyalahi aturan cuti dari perusahaan.

Meski demikian, isu tersebut dipastikan tidak valid. Lantaran surat pemecatan dari Wings Air tidak dikirim ke kediaman Nicolas di Jakarta. Melainkan sesuai alamat KTP, yaitu di Solo.

Menanggapi tewasnya Nicolaus secara tragis, pihak Wings Air akhirnya buka suara. Dalam keterangan resmi yang diberikan oleh Corporate Communication Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, Rabu malam (20/11), pihaknya memberikan ucapan bela sungkawa atas kematian kru mereka.

Lebih lanjut, mewakili Wings Air, Danang menegaskan bahwa penerapan aturan kerja, kedisplinan, dan pelaksanaan standar operasional berlaku untuk semua awak pesawat serta sudah sesuai dengan ketentuan.

"Wings Air sudah mengimplementasikan program pembinaan kepada seluruh karyawan, termasuk awak pesawat," ujar Danang.

Wings Air juga mengaku pihaknya telah melakukan pembinaan secara bertahap kepada Nicolaus yang telah melakukan tindakan indisipliner. Namun, dalam fase pembinaan, Nicolaus tidak memenuhi hasil yang diharapkan. Sehingga perusahaan memberikan penindakan berupa pemecatan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ini Pemicu Perubahan Sikap Jokowi ke Prabowo

Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:15

Prancis Membara, Demonstran Bakar Gedung Pemerintah hingga Jarah Toko

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:57

OMC di Sumsel Turunkan Polusi Asap dari Kategori Berbahaya

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:40

Kopdes Buka Peluang Kerja dan Usaha bagi Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:32

Gerindra Pilih Redam Polemik Gibran

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:21

Dua Tahun Rezim Prabowo-Gibran: Double-Track Menuju Swasembada Energi

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:55

Ketum BPP HIPMI Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimistis di Tengah Gejolak Pasar

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:23

Seorang Peserta ITB Ultra Marathon 2026 Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:47

Desa dalam Otonomi Terpasung

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:21

Operasi Badai Kasuari Sukses Rampas Kembali Persenjataan OPM

Minggu, 18 Oktober 2026 | 04:59

Selengkapnya