Berita

Basuki Tjahaja Purnam (Ahok)/Net

Politik

Penunjukan Ahok Tidak Akan Ubah BUMN Secara Keseluruhan

RABU, 20 NOVEMBER 2019 | 19:03 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Penunjukkan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai petinggi di BUMN tidak akan mengubah perusahaan pelat merah itu secara keseluruhan.

Demikian yang disampaikan Direktur Riset Center of Reforms on Economics, Piter Abdullah Redjalam usai menjadi pembicara di acara CORE Economy Outlook 2020 and Beyond yang dihelat di Hotel Ashlee, Jakarta Pusat, Rabu (20/11).

“Seorang Ahok ditempatkan di BUMN, mungkin juga enggak akan mengubah BUMN secara keseluruhan. Yang bisa mengubah BUMN secara keluruhan ya Kementerian BUMN itu sendiri, bukan seorang direksi,” ucap Piter di lokasi.


“Jadi, dia akan jadi sarana atau alat bagi Kementerian BUMN untuk mencapai arah tujuannya,” katanya.

Dia menambahkan, belum tentu nama Ahok yang bakal menjadi bos di BUMN, lantaran masih menuai kontroversi di tengah masyarakat.

“Kita belum tau juga mau ditempatkan di posisi apa. Karena kan posisi dia itu di BUMN akan menentukan perannya, kontribusinya dia, jadi komisaris atau direksi itu totally different,” tambahnya.

Menurutnya, dengan menunjuk orang seperti Ahok, bakal meningkatkan efisiensi di tubuh BUMN. Namun, dia masih ingin mengetahui arah Erick Thohir dalam membangun BUMN.

“Kalau seandainya, Pak ET (Erick Thohir) melihat BUMN ini tidak efisien banyak korupsi, arah saya pembersihan, meningkatkan efisiensi, memberantas korupsi, makanya saya tempatkan orang-orang yang seperti Ahok, Chandra Hamzah, jadi jelas arahnya. Tapi sekarang ini kan kita belum tau arahnya speerti apa kita belum tahu,” tutupnya.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya