Berita

Ilustrasi PNS di DKI Jakarta/Net

Nusantara

Wow, PNS DKI Lulusan IPDN Bisa Dapat Gaji Rp 20 Juta Per Bulan

RABU, 20 NOVEMBER 2019 | 08:56 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di DKI Jakarta wajib bersyukur.

Pasalnya, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Chaidir membenarkan pernyataan Menteri Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo, yang mengatakan lulusan IPDN
bisa memiliki gaji Rp 20 juta per bulan.

Tjahjo mengatakan hal tersebut dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPR, Selasa kemarin (19/11). Menurut Tjahjo, gaji PNS lulusan IPDN bahkan bisa tembus hingga Rp 28 juta per bulan.

Tjahjo mengatakan hal tersebut dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPR, Selasa kemarin (19/11). Menurut Tjahjo, gaji PNS lulusan IPDN bahkan bisa tembus hingga Rp 28 juta per bulan.

"Total yang diterima oleh alumni IPDN yang baru menjadi PNS 100 persen, bila bertugas di DKI Jakarta akan menerima total gaji sebesar Rp 19.949.000," jelas Chaidir dalam keterangannya, Selasa (19/11).

Chaidir juga mengatakan angka Rp 19,9 juta itu didapat dari total gaji pokok dan tunjangan kinerja daerah. Meski begitu, masing-masing daerah memiliki kebijakan khusus mengenai Tunjangan Kinerja Daerah (TKD).

"Kebijakan ini didasarkan oleh kekuatan keuangan masing-masing daerah," imbuh Chaidir.

Untuk diketahui, Tunjangan Kinerja Daerah di DKI Jakarta mencapai Rp 17.370.000 bagi mereka yang berada di jabatan fungsional.

Angka ini bisa bertambah jika PNS tersebut menduduki jabatan struktural. Dengan jabatan tersebut, gaji PNS di DKI Jakarta baru bisa tembus Rp 28 juta.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya