Berita

Warga gusuran Sunter/RMOL

Publika

Penggusuran Anies Baswedan

SELASA, 19 NOVEMBER 2019 | 18:48 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

POPULATION transfer, resettlement atau “penggusuran", secara singkat berarti pengusiran paksa.

Resettlement biasanya didasari oleh segregasi ethink. Seperti “forced population transfers” yang dilakukan oleh early Ottoman Empire. Istilahnya “sürgün” dari kata “sürmek” yang berarti “to displace”.

"Relokasi", on the other hand, biasanya beralaskan “economic development”. Misalnya; the construction of the Three Gorges Dam in China.


Di bulan Juni 2008, Pemerintah China merelokasi 1,24 juta residents, menggusur 13 cities, menenggelamkan 140 towns dan 1.350 desa.

Tidak ada gejolak. Aman. Tentram. Tertib. Nggak seperti waktu Ahok menggusur Kampung Pulo, Kal-Jod f*cking centre dan Kampung Aquarium.

Sedangkan “penggusuran" artinya forced relocation. Nah itu khan yang dilakukan Ahok alias BTP; pengusiran paksa.

Lantas Gubernur Anies Baswedan menata kota. Sasarannya; area lapak besi tua yang dibangun di atas dan sekitar Kali Gendong. Bikin jalur air macet. Sumber banjir. Selalu ada genangan & jentik nyamuk. Sosialisasi pembongkaran dilakukan dua bulan. Dan Anies Baswedan dituduh melakukan “penggusuran".

Sekali pun menurut politisi Moh. Taufik; Anies Baswedan tidak pernah umbar janji kampanye tidak menggusur.

Unsur "paksaan" ada dalam aksi “penggusuran", dan itu tidak terpenuhi dalam penataan kota Anies Baswedan. Jadi bukan “penggusuran". Ini murni upaya Pemkot Jakarta menata kota. Supaya rapih dan nyaman. Istilahnya; “digeser".

"Kami kaya binatang saja pak. Sudah dihancurkan tempat tinggal kami. Nggak ada relokasi," kata Mochamad Hasan Basri.

Dia ngakunya sebagai warga setempat dan penghuni satu dari 62 bedeng yang dibongkar Satpol PP dan Pasukan Oranye.

Faktanya dari 62 lapak, hanya 25 unit yang dibongkar petugas. Sisanya dibongkar sendiri oleh "pemilik" as-pal. Tidak punya SHM dan HGU. Tapi ya disebut "pemilik" saja.

Tiadanya Pasukan TNI dan Brimob di eksekusi pembongkaran merupakan indikator solid tidak ada "paksaan".

Ahok menurunkan lebih banyak pasukan TNI dan Polisi daripada Satpol PP saat membombardir area-area yang harus diratakan.

Bukti Pemda Anies Baswedan tidak melakukan “penggusuran" alias “forced relocation” diperkuat oleh keterangan Walikota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko.

"Mereka pada umumnya kembali ke tempat tinggal ada di Penggilingan, ada di daerah Kebon Bawang dan Tanah Abang," tuturnya.

Upaya mendegradasi dan down-grade Anies Baswedan tidak berhenti di situ.

Para provokator yang ngaku LSM Pendamping Warga Korban Gusuran membangun narasi lain.

"Kami semua pendukung Anies, tapi kenapa digusur, katanya dulu tidak ada penggusuran saat kampanye," kata warga bernama Subaidah.

Ngaku-ngaku pemilih Anies Baswedan di Pilkada Jakarta. Haters langsung kunyah. Jadi bahan gosip media sosial. Sekali pun mereka ngga pernah liat KTP si Subaidah.

"Cek saja, di daftar pemilih sementara maupun daftar pemilih tetap, mereka ada nggak? Orang ikut pemilu aja enggak kok," kata Walikota Sigit di Balaikota DKI Jakarta.

Statement Walikota Utara lebih valid karena punya data dukcapil dibanding provokasi LSM & aktivis abal-abalan yang modalnya cuma nekat doang.

Penulis adalah anggota Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (Komtak)


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Laksma TNI Salim Usul Konsep Hybrid Maritime Security dalam Forum CADTE di China

Minggu, 12 Juli 2026 | 00:01

Pengurus Dekranas Diminta Fokus Bina Kualitas Perajin buat Tembus Pasar Global

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:47

Kitab KH Zulfa Mustofa jadi Inspirasi Lanjutkan Tradisi Keilmuan Ulama

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:22

Kasus Korupsi Batu Bara Jangan Cuma Berhenti di Febrie Adriansyah!

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:55

Polri Bareng Jurnalis Trunojoyo Gelar Padel Bhayangkara Cup 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:45

Universitas Bakrie Ajak Pelajar Tingkatkan Kemampuan Komunikasi Digital

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:31

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Purbaya Terbitkan Aturan Baru, Permudah Impor Senjata hingga Bahan Baku Industri Pertahanan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:42

Kasus Blackout Tanggung Jawab Kementerian ESDM

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:51

Ini Alasan Polri Limpahkan Berkas Perkara Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:20

Selengkapnya