Berita

Ketua Umum PPP Muktamar Jakarta, Dr. Humphrey Djemat/Net

Politik

Penyatuan Dua Pengurus PPP Semakin Dekat, Disepakati Muktamar Bersama Yang Bermartabat Dan Setara

SELASA, 19 NOVEMBER 2019 | 00:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pintu islah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) semakin terbuka lebar. Ketua Umum PPP Muktamar Jakarta, Dr. Humphrey Djemat dan Plt Ketua umum PPP Pondok Gede, Suharso Monoarfa sudah beberapa kali melakukan pertemuan.

Terakhir, keduanya bertemu dengan menyambangi mantan Ketua Umum PPP sekaligus mantan Wakil Presiden kesembilan RI, Hamzah Haz pada 16 November 019.

Humphrey mengatakan, dari beberapa kali pertemuan semakin jelas arah kedua DPP PPP untuk secara lebih serius menyatu. Apalagi usaha kedua ketum ini disambut sangat positif dan antusias oleh akar rumput, konstituen dan juga kader partai di seluruh Indonesia.


"Bahkan Bapak Hamzah Haz sempat berkata, 'kalau Kedua ketum ini sudah duduk bersama dan sepakat untuk islah serta mau melaksanakan Muktamar Bersama, selesailah sudah'," ucap pengacara senior ini kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin malam (18/11).

Menurut Humphrey, Muktamar Bersama yang bermartabat dan setara tersebut haruslah dipersiapkan dengan baik dengan melibatkan struktur organisasi masing-masing DPP, sehingga penyatuan PPP terjadi bukan hanya di kalangan elite saja, tapi dari bawah ke atas alias bottom up. Artinya secara menyeluruh di organisasi PPP.

Mekanisme organisasi menurut AD/ART PPP adalah melalui Mukernas yang bisa mengambil keputusan sebelum dilakukannya forum Muktamar.

PPP Muktmar Jakarta akan menyelenggarakan Mukernas IV pada 30 November hingga 1 Desember 2019. Salah satu agenda pentingnya adalah menentukan arah penyatuan PPP. Disinilah dibahas secara rinci dan jelas bagaimana pelaksanaan Muktamar bermartabat dan setara tersebut.

"Sehingga akan menghasilkan PPP yang besar dan kuat di masa mendatang khususnya di tahun 2024," terang Humphrey.

Selain itu, PPP yang dipimpin Suharso Monoarfa juga akan melakukan Mukernas pada Desember ini.

Selanjutnya, tugas Humphrey dan Suharso mengolah hasil Mukernas masing-masing untuk mewujudkan Muktamar Bersama yang bermartabat dan setara.

"Rasanya melihat komunikasi yang terjalin baik selama ini di antara keduanya, Muktamar yang diharapkan tersebut bisa berjalan lancar dan sukses," ujar Humphrey.

Humphrey menambahkan, agar Mukernas PPP Muktamar Jakarta bisa berjalan baik, perlu dilakukan penataan struktur organisasi di DPP. Artinya, pengurus DPP yang telah mencalonkan diri sebagai calon legislatif (DPR) di 2019 dan masuk partai lain, tentu bukan anggota PPP lagi.

Demikian juga pengurus DPP yang telah menjadi calon senator (DPD), sesuai Peraturan KPU haruslah mengundurkan diri PPP Muktamar Jakarta. Pengurus DPP Sudarto dan Yunus Razak telah mencalonkan diri sebagai calon DPD, juga telah membuat surat pengunduran diri, dan diterima DPP, maka jelas bukan anggota PPP Muktamar Jakarta, apalagi dalam posisi Sekjen atau Wakil Sekjen.

Jelas Humphrey, hal ini perlu diketahui publik agar tidak menimbulkan salah tafsir saat membaca atau mendengar statement mereka yang bersifat pribadi.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Nina Agustina Tinggalkan PDIP, lalu Gabung PSI

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:10

KPK Panggil Pimpinan DPRD Madiun Ali Masngudi

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:08

Bareskrim Serahkan Rp58 Miliar ke Negara Hasil Eksekusi Aset Judol

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:53

KPK Panggil Lima Orang terkait Korupsi Pemkab Lamteng, Siapa Saja?

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:26

Dua Pengacara S&P Law Office Dipanggil KPK

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:20

Legislator PKS: Bangsa yang Kuat Mampu Produksi Kebutuhan Pokok Sendiri

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:16

Perketat Pengawasan Transportasi Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:09

Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewati Jalur Aman dari Serangan

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:02

BPKH Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Total Hadiah Rp120 Juta

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:01

TNI Tangani Terorisme Jadi Ancaman Kebebasan Sipil

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:00

Selengkapnya