Berita

Walikota Jakarta Utara, Sigit Widjatmoko/RMOL

Politik

Warga Gusuran Sunter Klaim Pendukung Anies, Walkot Jakut: Cek Saja Di DPT Dan DPS

SENIN, 18 NOVEMBER 2019 | 15:05 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Warga di Kawasan Sunter Agung Perkasa VIII memprotes penggusuran rumah dan lapak rongsokan yang dilakukan Pemerintah Kota Jakarta Utara. Mereka bahkan mengklaim sebagai pemilih Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan menuntut janji kampanye dahulu.

Terkait hal ini, Walikota Jakarta Utara Sigit Widjatmoko menjelaskan, sebelum menggusur Pemkot Jakarta Utara telah melakukan sosialisasi selama dua bulan.

Menurut Sigit, proses pembongkaran berlangsung damai dan tidak ada intimidasi. Bahkan ada warga yang suka rela membongkar sendiri bangunan semipermanen mereka.


"Semua atas sepengetahuan warga, bahkan proses pembongkarannya kita hanya membantu, itu dilakukan sendiri oleh mereka," ujarnya saat ditemui di Gedung Balaikota DKI Jakarta, Senin (18/11).

Sementara soal warga gusuran yang mengklaim sebagai pemilih Anies saat Pilkada 2017 dan menilai penggusuran ini tidak sesuai janji pada saat kampanye, Sigit menanggapi santai.

"Cek saja di daftar pemilih sementara (DPS) maupun daftar pemilih tetap (DPT), mereka ada enggak. Mereka enggak terdaftar di DPS maupun di DPT," katanya.

Sigit menegaskan bahwa warga yang tinggal di wilayah tersebut pada saat pilgub kemarin memang tidak ikut pemilihan. "(Warga) nggak terdaftar di TPS maupun DPT. Itu klaim atas nama pemilih siapa?" tegasnya.

Kendati begitu, bukan hanya sekadar membongkar, Pemkot Jakarta Utara telah menyediakan Rumah Susun di Marunda untuk menampung warga yang terdampak penggusuran. Namun, hal tersebut tidak direspons oleh warga.

"Kita siapkan rusun Marunda. Tapi ternyata mereka tidak ada yang mendaftar. Pada umumnya kembali ke tempat tinggal masing-masing," ujarnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya