Berita

Sukmawati terancam hukuman penjara 5 tahun penjara/Net

Politik

Dilaporkan Korlabi Lakukan Penistaan Agama, Ini Ancaman Hukuman Bagi Sukmawati

SENIN, 18 NOVEMBER 2019 | 09:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Sukmawati Soekarnoputri telah sampai di pihak kepolisian. Koordinator Bela Islam (Korlabi) telah resmi melaporkan Sukmawati karena dianggap telah menistakan agama saat mengisi sebuah acara diskusi.

Sekjen Korlabi, Novel Bamukmin mengatakan, ia bersama dua orang tim Advokat Korlabi, Arvid Saktyo dan Azam Khan, pada Jumat malam (16/11), mendampingi Ratih Puspa Nusanti untuk melaporkan Sukmawati ke pihak kepolisian.

"Ibu Ratih sebagai pelapor atas nama pribadi yang terpanggil mewakili umat Islam untuk melaporkan Sukmawati yang diduga kembali menistakan agama. Kali ini yang dihina adalah Nabi Muhammad yang dibandingkan dengan Soekarno," kata Novel saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Senin (18/11).


Novel menjelaskan, menurut analisis Korlabi, putri Proklamator Bung Karno ini sudah memenuhi unsur dugaan pidana penodaan agama.

"Yaitu pasal 156a KUHP dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara," terang Novel.

Sebelum Sukmawati, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok juga pernah melakukan penistaan agama yang berakibat munculnya gelombang aksi massa.

Bahkan yang paling besar adalah aksi 212 yang menuntut Ahok dipenjarakan karena telah menistakan agama. Sejak saat itu, hampir setiap tahun masa 212 berkumpul mengadakan reuni. Termasuk tahun ini, para alumni 212 dikabarkan akan kembali berkumpul.

Saat hal tersebut ditanyakan kepada Novel yang merupakan jurubicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, apakah masa akan kembali turun mengulangi aksinya seperti zaman kasus Ahok dulu, Novel belum bisa komentar banyak.

"Untuk aksi masa turun kejalan atau tidaknya, saya selaku pendamping pelapor belum berkordinasi kepada Ketum PA 212 Ustaz Slamet Maarif karena beliau lagi di luar kota dalam pelantikan korda PA 212 Riau," jelasnya

"Kalau Ketum PA 212 datang saya akan mencoba meminta tanggapannya terkait langkah untuk menyikapi kasus Sukmawati yang telah kami laporkan," pungkas Novel.

Untuk diketahui, dalam sebuah diskusi Sukmawati membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Presiden RI pertama, Soekarno. Hal itu terekam dalam sebuah video yang dengan cepat menjadi viral.

"Sekarang saya mau tanya nih semua. Yang berjuang di abad 20, itu nabi yang mulia Muhammad apa Insinyur Soekarno? Untuk kemerdekaan Indonesia? Saya minta jawaban,” ujar Sukmawati dikutip dari video yang beredar tersebut.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya