Berita

Aktor Lukman Sardi berkesempatan menjadi pelakon utama di pementasan wayang orang "Sang Sukrasana"/RMOL

Nusantara

Ada Break Dance Di Wayang Orang "Sang Sukrasana", Ini Penjelasan Lukman Sardi

MINGGU, 17 NOVEMBER 2019 | 22:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pementasan wayang orang memiliki arti dalam melestarikan kesenian dan kebudayaan bangsa.

Di era modern ini, wayang orang harus dikemas modern agar dapat dinikmati generasi milenial.

Demikian dikatakan aktor Lukman Sardi yang dalam pementasan wayang orang “Sang Sukrasana” di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Mingg (17/11) beperan sebagai salah seorang tokoh utama, Bambang Soemantri.


“Wayang orang dengan kemasan modern, memang harus disiasati begitu supaya anak muda juga ikutan senang,” ujar Lukman saat ditemui di lokasi usai pementasan.

Dalam pementasan, digunakan efek visual dengan tampilan kartun yang ditayangkan lewat layar berbahan kain tipis tembus pandang.

Selain itu Soemantri dan Sukrasana kecil juga memperlihatkan kemampuan break dance. Ini segar dan sangat menghibur.

Menurut Lukman Sardi, juga berpendapat tarian break dance di tengah-tengah pertunjukkan wayang orang cukup menarik perhatian khususnya generasi muda.

“Supaya anak muda tertarik, tadi kita combine. Ada break dance segala macem. Ini wayang orang bukan yang serius, ada banyolannya juga konyol," kata Lukman.

“Aku pikir dengan konsep kayak begini, orang bisa menikmati. Paling enggak dia menikmati dulu, habis itu lama-lama dia pengen tahu dan akhirnya mencintai budaya indoneaia khususnya wayang orang,” jelasnya.

Pementasan kisah karya Jaya Suprana ini juga melibatkan berbagai elemen masyarakat dari anggota dan punawirawan TNI dan Polri, hingga berbagai elemen lainnya.

“Konsep seperti ini mudah-mudahan selalu ada, dan semoga ada yang  lebih fresh lagi,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya