Berita

Kapolri Jenderal Idham Azis dan Mendagri Tito Karnavian/Net

Politik

Kasus Penistaan Agama Sukmawati Jadi Pertaruhan Profesionalitas Jenderal Idham Aziz

MINGGU, 17 NOVEMBER 2019 | 22:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sukmawati Soekarnoputri dilaporkan atas dugaan penistaan agama. Putri dari Presiden pertama RI, Soekarno ini dilaporkan karena membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan ayahnya, Soekarno.

Sukmawati dilaporkan oleh Koordinator Bela Islam (Korlabi) karena dianggap menistakan agama dalam sebuah forum yang videonya beredar di media sosial.

Ketua divisi hukum Persatuan Alumni (PA) 212 sekaligus Ketua AAB (Aliansi Anak Bangsa ), Damai Hari Lubis mengatakan, pihaknya sudah melaporkan Sukmawati kepada polisi untuk di proses.


"Kami sudah melaporkannya melalui anggota kami Ratih di Polda Metro Jaya," kata Hari Lubis saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL pada Minggu (17/11).

Hari berharap Polri di bawah komando Kapolri baru Jenderal Idham Aziz dapat lebih objektif dalam menangani perkara.

"Ini sebagai tes case apakah Kapolri baru sama dengan yang lama. Apakah Idham Aziz Lebih objektif dan profesional serta proporsional. Kami umat ( alumni 212 ) mau lihat, " katanya.

Sebab, lanjut Hari, kalau Sukmawati lolos dari kasus ini, artinya ada sesuatu yang janggal. Hari menjelaskan Sukmawati bisa lolos dari Kasus ini hanya karena ada dua hal menurut hukum.

"Ternyata dia (Sukma) sakit jiwa atau dalam melakukan tindak pidana (delik) dirinya sedang mabuk berat. Keduanya mesti bisa dibuktikan dengan seorang ahli pada bidangnya, " pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya