Berita

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok/Net

Politik

Nama Ahok Dipasang Cuma Untuk Ngetes Pasar

MINGGU, 17 NOVEMBER 2019 | 17:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Rencana Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang akan menjadikan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi bos BUMN diprediksi hanya untuk tes pasar. Dugaan ini datang dari Analis politik dari Lembaga Survei Kedai Kopi Hendri Satrio

“Tapi itu tadi Pak Jokowi dan Erick Thohir ini cuma testing the water atau gimana sih? Ngetes aja bahwa pengen tahu gimana respon masyarakat dengan kasus Ahok. Atau emang sudah serius mengajukan ini dengan pertimbangan matang?" kata pria yang kerap disapa Hensat kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (17/11).

"Kalau cuma testing the water kan kasian Ahok juga,” imbuhnya.


Hensat menambahkan, Jokowi dan Erick Thohir harus mempertimbangkan kembali masuknya Ahok ke tubuh BUMN. Terlebih mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut memiliki catatan kelam yang sedikit merusak citra Indonesia di mata dunia.

“Hanya saja menurut saya pertimbangkanlah aspek-aspek non kapasitas yang lekat dengan diri seorang Ahok,” tambahnya.

Luka lama masyarakat Indonesia akibat ulah Ahok empat tahun lalu, masih membekas dan belum kering. Dengan demikian, baik presiden maupun menteri BUMN harus berpikir ulang mengenai Ahok.

“Ini kan Pak Jokowi sudah berhasil selama ini untuk secara perlahan tapi pasti membuat negeri ini kembali rekonsiliasi tapi belum kering betul ini lukanya jadi sebaiknya memang dipertimbangkan lagi,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya