Berita

Ahok/Net

Politik

Serikat Pekerja Tidak Mau Orang Berperangai Kasar Pimpin Pertamina

MINGGU, 17 NOVEMBER 2019 | 07:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Genderang penolakan terhadap kehadiran mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sudah ditabuh kelompok Serikat Pekerja Pertamina.

Serikat Pekerja Pertamina menolak tegas jika Ahok dipilih menjadi petinggi mereka.

Penolakan tersebut, kata Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) Arie Gumilar bukan didasarkan pada masalah agama yang disandang Ahok. Melainkan pada perilaku mantan narapidana penistaan agama tersebut.


Dia menguraikan bahwa Pertamina adalah perusahaan yang besar strategis. Tujuannya untuk memberikan pelayanan bagi rakyat Indonesia. Untuk itu, kondisi perusahaan harus tetap aman, tenteram, dan lancar,

“Bisa dibayangkan sosok yang selalu berperangai kasar, berbicara kotor, selalu membuat kegaduhan, dan keributan masuk dalam organisasi Pertamina, maka pertamina akan ribut setiap hari,” tegasnya dalam sebuah video yang dikicau ulang Ketua DPP Partai Gerindra Iwan Sumule di Twitter, Sabtu (17/11).

Menurutnya, pelayanan pada masyarakat yang diberikan Pertamina tidak akan maksimal jika karyawan yang ada di dalamnya selalu ribut,

“Jadi bukan dilihat Ahok dari agamanya,” tegas Arie.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya