Berita

Sri Mulyani/Net

Bisnis

Sri Mulyani: Penerimaan Pajak Sangat Loyo, Pemerintah Sebaiknya Keluarkan Kebijakan Makro

SABTU, 16 NOVEMBER 2019 | 14:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kondisi perekonomian global yang semakin tak menentu berpengaruh pada penerimaan pajak. Bahkan hingga Oktober penerimaan pajak sangat rendah.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui penerimaan  pajak sedang sangat yang loyo.  Perang dagang yang tak berhenti membuat para pelaku usaha membayarkan pajaknya tidak maksimal.

"Pada tahun ini kami melihat dan betul-betul merasakannya betapa banyak dunia usaha mengalami tekanan dari pengaruh global, entah itu commodity based, manufactured based, mereka menghadapi tekanan, itu terefleksikan dalam penerimaan pajak hingga bulan ke sepuluh," ujar Sri Mulyani di Gedung Dhanapala, Jumat malam (15/11 )


Menurutnya, pemerintah mesti memberikan kebijakan makro untuk membantu para pelaku usaha dengan memahami penerimaan pajak yang tengah loyo

Kebijakan tersebut harus bisa membantu dunia usaha agar tidak tertekan terlalu dalam.

"Namun, itu tidak berarti bahwa kami tidak melakukan pekerjaan untuk ekstensifikasi dan intensifikasi. Namun itu dilakukan secara calculated," kata Sri Mulyani.

Bendahara negara ini menekankan, tekanan global saat ini memang semakin nyata dan menghantui, dimana pelemahan terus terjadi tidak hanya di negara berkembang tetapi juga di negara maju. Oleh karenanya, membangun hubungan baik antar dunia usaha dan pemerintah menjadi hal yang penting dilakukan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya