Berita

Mardani Ali Sera/Net

Politik

Israel Serang Gaza, Mardani Desak Indonesia Protes Ke PBB

JUMAT, 15 NOVEMBER 2019 | 11:28 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Serangan udara yang dilakukan oleh Israel ke Jalur Gaza sejak Selasa (12/11) telah menewaskan sedikitnya 32 orang warga Palestina. Aksi ini kontan memicu kecaman dari dunia internasional.

Aksi brutal Israel ini dianggap telah melanggar hukum internasional. Hal tersebut diungkapkan Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Mardani Ali Sera.

"Saya mengutuk serangan Israel kepada warga Palestina di Gaza. Saya mengajak seluruh parlemen di dunia untuk mengecam sikap barbar Israel kepada warga Palestina," tegas Mardani dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/11).


Lebih lanjut, politikus yang juga seorang dosen ini mengungkapkan, sesuai Pembukaan UUD 1945, Indonesia memiliki keharusan untuk mengecam tindakan Israel. Bahkan Indonesia harus melayangkan protes keras ke PBB, karena Israel terus menerus melanggar Konvensi Jenewa 1949.

"Israel sangat brutal namun tidak ada yang berani memberikan sanksi. Padahal terus menerus melanggar Law of Armed Conflict (LOAC), menyerang bangunan penduduk dan membunuh penduduk sipil termasuk anak kecil," tambah Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI ini.

Untuk diketahui, setelah serangan rudal Israel ke Jalur Gaza pada Kamis (14/11), korban jiwa terus meningkat di pihak Palestina. Mayoritas adalah warga sipil, bahkan anak-anak.

Serangan ke Jalur Gaza sendiri berawal ketika Israel membunuh Komandan Senior Kelompok Jihad Islam Palestina, Bahaa Abu al-Ata pada Selasa pagi (12/11). Otoritas Israel menyebut Abu el-Atta bertanggung jawab atas rentetan serangan roket dan merencanakan serangan skala besar lainnya.

Akibatnya kelompok militan Islam tersebut mengirimkan roket ke Israel. Dan dibalas dengan serentetan serangan udara oleh pihak Israel.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya