CAAM/Net
CAAM/Net
Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, menjelaskan, hal itu penting agar Malaysia dapat memperbaiki masalah penerbangannya.
"Kami ingin mengetahui (alasan) penurunan peringkat tersebut sehingga Malaysia dapat menemukan cara untuk memperbaiki situasi. Jika mereka mengatakan tidak efisien dan semacamnya, (kami telah mengubah) Bandara Internasional Kuala Lumpur menjadi satu dari 20 bandara terbesar di dunia," ujarnya seperti yang dimuat oleh Channel News Asia, Kamis (14/11).
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17
Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00
Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21
Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19
Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03
Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45
Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15