Berita

Proses evakuasi penumpan KMP Trisakti Adinda/Istimewa

Nusantara

KMP Trisakti Adinda Kandas Di Perairan Gilimanuk, Seluruh Penumpang Selamat

KAMIS, 14 NOVEMBER 2019 | 12:20 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

KMP Trisakti Adinda kandas saat hendak merapat di Dermaga Pelabuhan Gilimanuk, Rabu (13/11) malam. Seluruh penumpang KMP dikabarkan selamat dan sudah dievakuasi pihak terkait.

KMP Trisakti yang mengangkut 49 penumpang orang dan barang (POB) dilaporkan kandas pada sekitar pukul 22.30 WITA.  Seluruh penumpang yang terdiri dari 46 dewasa, 3 anak-anak, dan 15 ABK berhasil dievakuasi tak lama kemudian.

Kantor Basarnas Bali menerima informasi dari TNI AL Pos Gilimanuk, Kamis (14/11) sekitar  pukul 00.50 WITA.


"KMP Trisakti Adinda dengan kapten Ana Riana mengalami kandas saat akan sandar di dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk pukul 22.00 WITA dan dibantu penarikan oleh KMP Trisakti Elfina pada pukul 00.45. Namun tidak berhasil sehingga memerlukan bantuan untuk evakuasi dari tim SAR," ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar Basarnas Hariadi Purnomo melalui keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (14/11).

Sebanyak 6 personel dari Pos Pencarian dan pertolongan Jembrana langsung menuju lokasi kandasnya KMP Trisakti Adinda untuk melakukan evakuasi terhadap 49 POB.

"Tadi sekitar pukul 01.30 WITA personel tiba di Pelabuhan Gilimanuk dan berkoordinasi bersama unsur SAR terkait, selanjutnya mengerahkan RIB untuk melakukan evakuasi," imbuhnya.

Lima belas menit berselang, RIB sudah merapat di lambung KMP Trisakti Adinda, selanjutnya mengevakuasi seluruh penumpang.

Sementara itu ABK tetap berada di kapal untuk melakukan olah gerak jika air laut pasang. Pada pukul 02.50 WITA seluruh ABK dan penumpang dipastikan berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan dibawa menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya