Berita

Jamal Khashoggi/Net

Dunia

CEO Uber Bandingkan Kasus Jamal Khashoggi Dengan Kematian Akibat Mobil Self-Driving

SELASA, 12 NOVEMBER 2019 | 08:42 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kepala eksekutif Uber Dara Khosrowshahi menarik komentar yang pernah dibuatnya terkait kasus pembunuhan wartawan senior di konsulat Arab Saudi di Turki, Jamal Khashoggi.

Tidak lama setelah kasus pembunuhannya mengemuka ke publik, Khosrowshahi mengatakan bahwa hal itu tidak dapat dimaafkan dan mengatakan bahwa pembunuhan itu adalah keselahan serius.

Namun kini dia menarik kata-katanya tersebut. Dalam sebuah wawancara dengan "Axios on HBO", dia membandingkan pembunuhan kolumnis Washington Post itu dengan kematian yang disebabkan oleh salah satu mobil self-driving perusahaannya.


"Ini kesalahan serius. Kami juga membuat kesalahan, dengan mengemudi sendiri, dan kami berhenti mengemudi dan kami pulih dari kesalahan itu," kata Khosrowshahi dalam wawancara tersebut.

"Jadi saya pikir orang membuat kesalahan. Itu tidak berarti mereka tidak akan pernah bisa dimaafkan. Saya pikir mereka menganggapnya serius," tambahnya seperti dimuat Reuters.

Tidak lama setelahnya, Khosrowshahi mengatakan di Twitter dia mengatakan bahwa dia membuat kesalahan terkait pernyataan soal Khashoggi tahun lalu.

"Tidak ada yang memaafkan atau melupakan apa yang terjadi pada Jamal Khashoggi dan saya salah menyebutnya (sebagai) kesalahan," tulisnya.

Diketahui bahwa pembunuhan Khashoggi memicu kegemparan global dan menodai citra Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman. CIA dan beberapa pemerintah Barat mengatakan mereka percaya putra mahkota memerintahkan pembunuhan Khashoggi.

Namun Arab Saudi membantah semua tuduhan itu dengan mengatakan bahwa pembunuhan dilakukan oleh agen jahat tanpa perintah dari putra mahkota.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Wall Street Menguat Ditopang Kebangkitan Saham Teknologi

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:11

Pemerintah Pastikan Beras Nasional Pasok Kebutuhan Jamaah Haji 2026

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:07

KPK Akan Panggil Lasarus dan Belasan Anggota Komisi V DPR Terkait Kasus Suap DJKA

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:49

Harga Emas Dunia Melejit, Investor Antisipasi Kebijakan The Fed 2026

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:36

Menhaj Luncurkan Program Beras Haji Nusantara

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:18

Raja Charles Siap Dukung Penyelidikan Polisi soal Hubungan Andrew dan Epstein

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:15

Prabowo Paham Cara Menangani Kritik

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:09

Saham UniCredit Melejit, Bursa Eropa Rebound ke Level Tertinggi

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:00

Suara Sumbang Ormas

Selasa, 10 Februari 2026 | 06:57

Dirut BPR Bank Salatiga Tersangka Korupsi Kredit Fiktif

Selasa, 10 Februari 2026 | 06:40

Selengkapnya