Berita

Dubes Korea Utara untuk PBB Kim Song/Net

Dunia

Perdamaian Semenanjung Korea Terhalang Sikap Bermusuhan AS

SELASA, 12 NOVEMBER 2019 | 06:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat dituduh mempertahankan sikap bermusuhan kepada Korea Utara. Hal itulah yang menjadi batu sandungan utama yang mencegah kemajuan dalam upaya perdamaian di Semenanjung Korea.

Hal itu lantang disuarakan olrah dutabesar Korea Utara untuk PBB, Kim Song di depan Majelis Umum PBB pada Senin (11/11). Dia menyoroti soal bagaimana Korea Utara belum melakukan uji coba senjata nuklir atau rudal jarak jauh selama lebih dari 20 bulan.

Langkah itu dilakukan Korea Utara demi menghormati pembicaraan yang tengah dijalin dengan Amerika Serikat dan juga Korea Selatan.


"Ini adalah ekspresi paling jelas dari niat baik dan toleransi tulus kami untuk memenuhi keinginan universal masyarakat internasional untuk perdamaian dan stabilitas di semenanjung Korea," ujarnya.

Dia menuduh bahwa Amerika Serikat menggunakan kebijakan permusuhan terhadap Korea Utara.

"Situasi semenanjung Korea belum melepaskan diri dari lingkaran setan ketegangan yang memburuk, yang sepenuhnya disebabkan oleh provokasi politik dan militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat," tegas Kim Song seperti dimuat AFP.

Diketahui bahwa Korea Utara mulai membuka pintu dialog tahun lalu dengan Korea Selatan dan juga Amerika Serikat yang berujung pada pertemuan puncak antara pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Trump sendiri kerap memuji hubungannya dengan Kim Jong Un dan menyuarakan harapan untuk kesepakatan penting yang berpotensi mengakhiri program nuklir Pyongyang.

Meski begitu, belum banyak kemajuan yang nampak dari hubungan natra akedua negara pasca pertemuan terakhir di Hanoi Februari lalu yang berujung tanpa kesepakatan apapun.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Wall Street Menguat Ditopang Kebangkitan Saham Teknologi

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:11

Pemerintah Pastikan Beras Nasional Pasok Kebutuhan Jamaah Haji 2026

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:07

KPK Akan Panggil Lasarus dan Belasan Anggota Komisi V DPR Terkait Kasus Suap DJKA

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:49

Harga Emas Dunia Melejit, Investor Antisipasi Kebijakan The Fed 2026

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:36

Menhaj Luncurkan Program Beras Haji Nusantara

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:18

Raja Charles Siap Dukung Penyelidikan Polisi soal Hubungan Andrew dan Epstein

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:15

Prabowo Paham Cara Menangani Kritik

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:09

Saham UniCredit Melejit, Bursa Eropa Rebound ke Level Tertinggi

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:00

Suara Sumbang Ormas

Selasa, 10 Februari 2026 | 06:57

Dirut BPR Bank Salatiga Tersangka Korupsi Kredit Fiktif

Selasa, 10 Februari 2026 | 06:40

Selengkapnya