Berita

Kiri ke kanan: Dubes RRDK, Wakil Ketua Lembaga Persahabatan, Bu Rachma, Ketua Lembaga, Staf Kedubes RRDK/RMOL

Politik

Dikunjungi Dubes RRDK, Rachmawati: Ini Tanggung Jawab Historis

SABTU, 09 NOVEMBER 2019 | 20:52 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pendiri Lembaga Persahabatan Indonesia-RRDK, Rachmawati Soekarnoputri menerima kunjungan Duta Besar Republik Rakyat Demokratik Korea (RRDK), An Kwong Il di kediamannya, Jalan Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (9/11).

Didampingi Ketua dan Wakil Ketua Lembaga Persahabatan Indonesia-RRDK, Ristiyanto dan Eko Suryo, Rachma mengaku pertemuan tersebut dilakukan sebagai implementasi politik luar negeri Indonesia yang tidak memihak atau bebas aktif.

"Dalam rangka saling tukar pikiran, membahas masalah negara secara bilateral, geopolitik, dan sebagainya. Kebetulan hubungan saya cukup dekat dengan negara-negara non-blok" ujar Rachma kepada Kantor Berita Politik RMOL seusai pertemuan.


Lebih lanjut, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini menuturkan, pertemuan tersebut sebagai sebuah tanggung jawab historis untuk membina hubungan baik dengan negara di Asia Timur itu.

"Utamanya, saya punya beban secara historis. Hubungan Presiden Soekarno dan (Pemimpin) Kim Il Sung sangat baik sekali. Bung Karno bahkan membentuk poros Jakarta-Beijing-Pyongyang," tambahnya.

Tanggung jawab historis yang diemban Rachma kemudian dibuktikan dengan mendirikan Lembaga Persahabatan Indonesia-RRDK ketika hubungan kedua negara tengah dingin.

Rachma sendiri menjadi orang kedua setelah ayahnya, Ir. Soekarno, yang mendapatkan gelar kehormatan Honoris Causa dari Kim Il Sung University.

Selain RRDK, Rachma juga membina hubungan yang baik dengan negara-negara non-blok lain seperti Venezuela, Kuba, hingga Iran.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya