Berita

Jenderal Andika Perkasa/Net

Pertahanan

Pengamat Militer: Jenderal Andika Perkasa Paling Tepat Jadi Wakil Panglima TNI

SABTU, 09 NOVEMBER 2019 | 15:48 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Joko Widodo telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) 65/2019 tentang Susunan Organisasi TNI yang menghidupkan kembali posisi Wakil Panglima TNI.

Keputusan tersebut dinilai sangat diperlukan lantaran dibutuhkan pemimpin yang bisa membantu Panglima TNI dalam mengelola organisasi TNI.

Berdasarkan Perpres tersebut, kandidat untuk posisi Wakil Panglima TNI harus berasal dari perwira tinggi dengan pangkat Jenderal atau bintang empat.


Sejauh ini, para Jenderal yang diprediksi masuk ialah KSAD Jenderal Andika Perkasa, KSAL Laksamana Siwi Sukma Adji, dan KSAU Marsekal Yuyu Sutisna.

Pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi mengatakan, dari ketiga kandidat tersebut yang paling berpeluang menduduki posisi Wakil Panglima TNI ialah Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa.

"Kalau kriterianya harus pernah menjabat Kepala Staf Angkatan seperti pada kriteria Panglima, yang paling akan berpeluang karena alasan masa dinas aktifnya lebih panjang itu tentu saja Pak Andika," ucap Khairul Fahmi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (9/11).

Karena kata Khairul, dua Jenderal lainnya yakni Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Siwi Sukma Adji dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Yuyu Sutisna akan habis massa dinasnya dan memasuki massa pensiun.

"Karena kalau Pak KSAL terus Pak Yuyu Sutisna itu kan bulan Mei dan Juni tahun depan sudah akan pensiun. Sehingga kalau sekarang dilantik dia hanya akan efektif menjabat sekitar ya 4 sampai 5 bulan, jadi enggak efektif," tandasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Ranny Arafiq Datangi Polda Bukan sebagai Anggota DPR

Minggu, 29 Maret 2026 | 20:11

Yusril Dapat Teror Usai Badko HMI Sumut Diskusi Kasus Penyiraman Air Keras

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:28

Bagi SBY, Juwono Sudarsono Sosok di Balik Modernisasi Pertahanan RI

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:13

Duh, 94.542 Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:37

Bapera Klarifikasi Dugaan Pengeroyokan di Area Polda Metro Jaya

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:06

Juwono Sudarsono Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:46

Anomali Lelang KPK: HP Oppo Rp59 Juta Tak Dilunasi Pemenang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:26

Prabowo Bakal Bahas Isu Strategis dalam Lawatan ke Jepang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:22

Stabilitas Pasokan dan Harga BBM Selama Mudik Dipuji Warganet

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:03

Gus Salam Serukan Hentikan Perang Iran-AS Demi Kemanusiaan

Minggu, 29 Maret 2026 | 16:39

Selengkapnya