Berita

Habib Nabiel Al Musawa/Net

Politik

Habib Nabiel Al Musawa: Doakan Pemerintah, Bukan Dicaci Maki

SABTU, 09 NOVEMBER 2019 | 12:53 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Momen peringatan hari besar Islam kelahiran Nabi Muhammad SAW diharapkan dijadikan oleh Pemerintah dan DPR untuk mengutamakan kepentingan rakyat agar didukung secara penuh oleh masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Dewan Syuro Majelis Rasulullah, Habib Nabiel Al Musawa usai Tabligh Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan Majelis Rasulullah, di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Sabtu (9/11).

Peringatan maulid Nabi Muhammad pada tahun 1441 Hijriah ini, diharapkan mempersatukan umat lantaran banyaknya pihak yang memecah belah dan mengadu domba terhadap sesama umat muslim.


"Kami ingin mencontohkan suasana yang santun, yang lembut, yang halus, yang penuh kasih sayang di antara kaum muslimin. Kita juga saling menghormati diantara warga yang berbeda agama. Jadi kami tidak ada orasi, tapi semata-mata ingin meniru akhlaknya Nabi Muhammad SAW, yang santun, yang halus, yang lembut, kepada siapapun," ucap Habib Nabiel  kepada wartawan usai.

Di momen peringatan kelahiran Nabi Muhammad juga diharapkan sebagai momentum saran kesatuan dan kesatuan. Apalagi kemarin terjadi pembelahan saat Pemilu 2019.

"Kita merasa betapa beratnya bangsa ini perjuangan pemilu, terpecah satu sama lain mari kita jadikan momentum Maulid Nabi jadi sarana pemersatu bahwa muslim itu satu umatnya Nabi Muhammad SAW. Bahwa bangsa ini bangsa satu walaupun berbeda suku agama dan budaya tapi kita ini satu. Kita utamakan Indonesia dibanding kelompok, dibanding perbedaan suku, perbedaan pilihan," jelasnya.

Sehingga, Habib Nabiel mengajak kepada umat muslim untuk sama-sama mendukung pemerintah saat ini dan mendoakan agar bisa menjalankan pemerintahan dengan baik.

"Kita doakan pemerintah kita, mudah-mudahan diberikan taufik wal hidayah oleh Allah SWT. Bukan kita laknat dan caci maki, tapi kita doakan. Mudah-mudahan nanti semuanya menjadi berkah di dunia maupun di akhirat," katanya.

Sementara itu, Habib Nabiel mengingatkan agar para pemimpin di Indonesia lebih mengutamakan kepentingan rakyat agar didukung dan didoakan oleh rakyatnya.

"Kepada para pemimpin, pesan kami satu bahwa kalian semua baik itu anggota DPR, Presiden dan lain-lain itu dipilih oleh rakyat. Maka pesan kami adalah utamakan rakyat dibanding semua yang lain. Dahulukan rakyat dibanding dengan yang lain. Dengan itu insyaAllah semua rakyat akan mendukung dan mendoakan menyukseskan program pemerintah," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya