Berita

Surya Paloh dan Sohibul Iman/Net

Politik

KONGRES NASDEM

Soal Posisi Nasdem, Surya Paloh: Pemerintah Butuh Yang "ABS" Atau Kritis?

JUMAT, 08 NOVEMBER 2019 | 21:32 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pidato Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh dalam Kongres dan Harlah ke-8 sarat narasi yang menyimpan makna.

Salah satu narasi yang menyita perhatian adalah adanya partai yang mengaku pancasilais namun tak mengamalkan ajaran Pancasila. Ia juga menyinggung soal pentingnya merangkul teman.

Usai membuka Kongres, Surya Paloh menyebut bahwa pernyataannya dalam pidato itu sudah sesuai dengan fakta yang ada di lapangan.


"Dalam kehidupan ini tidak semua sepakat, dan ini sudah menjadi hukum duniawi. Tidak semua niat baik kita dapat diterima, enggak semua persepsi bisa diterima," kata Surya Paloh di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (8/11).

Tak hanya itu, saat disinggung soal posisi Nasdem dalam koalisi, ia menegaskan tetap berada di pemerintahan. Hal itu sekaligus menegaskan isu yang berkembang selama ini bahwa Nasdem hendak emmbelot menjadi oposisi.

"Posisi Nasdem seperti apa adanya dalam bagian koalisi pemerintahan sepenuhnya," tegasnya.

Meski demikian, ia menegaskan partainya akan tetap kritis kepada kebijakan pemerintah meski masuk dalam koalisi di bawah kepemimpinan Jokowi-Maruf.

"Pemerintah butuh mana, yang ABS (asal bapak senang), complimentary, atau pengusung yang mengkritisi," tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya