Berita

Aparat TNI sedang memeriksa kesehatan warga Papua di perbatasan/Ist

Pertahanan

TNI Patroli Kesehatan di Perbatasan RI-Papua Nugini

KAMIS, 07 NOVEMBER 2019 | 23:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Satgas Pengamanan Perbatasan RI-Papua Nugini Yonif Raider 509 Kostrad Pos Ubrub menggelar patroli kesehatan kepada masyarakat di Kampung Umuaf dan Yamrab, Distrik Web, Kabupaten Keerom, Kamis (7/11).

Kampung Umuaf dan Yamrab berjarak 8 Km dari pusat Distrik Web, Kabupate, Keerom, hanya memndapatkan pelayanan kesehatan satu bulan sekali dari Puskesmas Ubrub.  Di samping itu kebiasaan masyarakat masih enggan untuk dirawat inap jika mengalami sakit parah dikarenakan jarak yang jauh, tidak adanya sarana transportasi.

Danpos Ubrub Lettu Inf Abdul Katrub menyampaikan, kegiatan patroli kesehatan merupakan bentuk kepedulian Satgas terhadap kesehatan masyarakat Kampung Yamrab dan Umuaf yang masih minim terhadap  pelayanan kesehatan.


“Dalam kegiatan kemanusiaan ini, Satgas Yonif Raider 509 Kostrad, Pos Ubrub, melaksanakan patroli kesehatan sembari anjangsana mendatangi rumah-rumah warga memberikan pelayanan kesehatan, yang dipimpin oleh Bintara Kesehatan Pos (Bakes) Serda Enggar beserta sembilan orang anggota,” ungkap Katrub lewat siaran persnya, Kamis (7/11).

Meski kondisi Papua saat ini tidak menentu, pihaknya mengaku akan ambil bagian dalam kegiatan kemanusiaan, terus melaksakan patrili kesehatan dan memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik buat warga di perbatasan.

Sementara itu diwawancarai terpisah seorang warga setempat bernama Darius Debem yang merupakan kepala Kepala Kampung Umuaf dan Leonardus Jumbun Kepala kampung Yamrab menyampaikan, rasa terima kasih atas kepedulian anggota Satgas Pamtas Yonif Raider 509 Kostrad yang sudah peduli terhadap kesehatan warga diwilayahnya.

“Terima kasih telah hadir untuk memberikan bantuan pelayanan kesehatan dari rumah ke rumah masyarakat,” tandas Darius Debem dan Leonardus Jumbun.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya